Berita Sulut
Calon Kepala Daerah se -Sulut Kumpul di Kantor Gubernur, Hadir Pembelakan KPK Soal Integritas
Mereka menghadiri undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dalam kegiatan webinar Mewujudkan Pimpinan Daerah Berkualitas melalui Pilkada Serent
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Gryfid Talumedun
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Para calon kepala daerah di Sulut berkumpul di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Kamis (5/11/2020).
Mereka yang hadir di antaranya Paslon Cagub -Cawagub, Olly Dondokambey-Steven Kandouw, Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Salim Landjar, dan Cawgub Hendri Runtuwene.
Hadir juga calon kepala daerah di 7 kabuaten/kota
Mereka menghadiri undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dalam kegiatan webinar Mewujudkan Pimpinan Daerah Berkualitas melalui Pilkada Serentak Yang Jujur Berintegritas.
Fatoni menyampaikan, kegiatan ini sangat penting dilihat dari beberapa aspek diantaranya dari sisi politik yang didalamnya ada input yakni calon kepala daerah, dan prosesnya adalah Pilkada serta output atau hasilnya adalah pemimpin daerah dan diharapkan akan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang berintegritas.
Baca juga: Biden Pecahkan Rekor Obama: Ini Perhitungan Suaranya
Baca juga: BMKG Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 6 November 2020: 19 Provinsi Berpotensi Hujan & Angin Kencang
Baca juga: Pjs Gubernur Agus Fatoni Apreasiasi KPU Sulut Usung Tema Debat Penanganan Covid 19
“Pilkada yang berintegritas, prosesnya yang baik akan dapat menghasilkan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang berintegritas,” katanya.
“Proses yang berintegritas ini juga menjadi tanggung jawab kita bersama dan semua pihak dan seluruh elemen masyarakat untuk kita dapat memahami proses yang berintegritas ini,” kata dia.
Selain sisi politik, Fatoni juga mengatakan harus juga strategis dari sisi manajemen karena inti dari manajemen adalah organisasi-organisasi didalamnya yang paling menentukan adalah pemimpin.
Tujuan organisasi sangat ditentukan oleh pemimpinnya, kalau pemimpinnya berkualitas dan berintegritas pasti akan menghasilkan yang berkualitas juga.
“Pemilihan pemimpin sangat penting, karena akan menentukan pencapaian tujuan organisasi yang berkualitas dan berintegritas,” terangnya.
Selanjutnya, Fatoni menjelaskan dari sisi pemerintahan, pemilihan pemimpin bukan tujuan akhir namun merupakan sebuah proses.

Tujuan akhir dari penyelenggaraan pemerintahan adalah tujuan dari pemerintahan itu sendiri, dalam hal ini terkait dengan pelaksanaan otonomi daerah dengan tujuan meningkatkan pelayanan publik, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan meningkatkan daya saing daerah.
“Pemimpin yang mampu membawa pada tujuan otonomi daerah itulah adalah pemimpin-pemimpin yang diharapkan oleh proses yang berintegritas ini,” bebernya.
“Seperti sebuah kalimat yang biasa diungkapkan bahwa hasil tidak akan menghianati proses, ini sangat penting dalam menghasilkan pemimpin Kepala daerah dan wakil kepala daerah yang berintegritas,” lanjutnya.

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menjelaskan bahwa KPK itu mempunyai 6 bidang tugas pokok yaitu pencegahan, koordinasi, monitoring, supervisi, penyelidikan dan penyidikan dan tuntutan terhadap perkara tindak pidana korupsi, dan melaksanakan penetapan.
“Terkait dengan kegiatan ini kami datang sesuai dengan tugas pencegahan, penyelidikan dan penyidikan,” katanya.
Lanjut Nawawi, KPK juga selalu melakukan pemantauan di seluruh daerah yang melaksanakan Pilkada terlebih dalam situasi kondisi pandemi Covid-19 saat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/para-calon-kepala-daerah-di-sulut-berkumpul-di-aula-mapalus-kantor-gubernur.jpg)