Penanganan Covid
Pjs Gubernur Sulut Ajak Tokoh Agama Menjadi Contoh dan Teladan Cegah Penyebaran Covid-19
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H, Pengurus Hari-hari Besar Islam (PHBI) Sulawesi Utara (Sulut) membuat kegiatan tabligh akbar
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H, Pengurus Hari-hari Besar Islam (PHBI) Sulawesi Utara (Sulut) membuat kegiatan tabligh akbar di Hotel Sintesa Peninsula, Manado, Kamis (29/10/2020).
Tabligh akbar akan disampaikan oleh pendakwah kondang, Ustaz Yusuf Mansur.
Hadir dalam kesempatan tersebut Pjs Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Agus Fatoni, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol RZ Panca Putra dan Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong SH.
Tema dalam kegiatan ini adalah optimalisasi dakwah semangatkan kerukunan dan sub tema Rasulullah teladan untuk semua.
Baca juga: Antisipasi Banjir di Masa Cuaca Ekstrem, BPBD Bolmong Bangun Sembilan Talud
Baca juga: Teliti Hand Sanitizer Berbahan Pisang Goroho, 2 Siswi MAN 1 Mopuya Ini Kampiun Lomba Karya Tulis
Baca juga: 29 Oktober 2018 Pesawat Lion Air Jatuh di Perairan Kerawang, 189 Penumpang Termasuk 2 Bayi Tewas
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat Alquran, setelah itu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Kemudian laporan ketua umum PHBI Sulut Syahrul Poli.
Terdengar sebagaimana disampaikan Ketua PHBI bahwa hampir seluruh ketua ormas Islam di Sulut hadir dalam kesempatan tersebut.
"Kenapa mengangkat sub tema ini karena banyak hal yang dilakukan oleh Rasulullah perlu diteladani oleh kita semua," kata Ketua PHBI dalam sambutannya.
Baca juga: Tan Siok Tjien Miliki Kekayaan Rp 86,28 Triliun, Pendiri Gudang Garam, 3 Kali Orang Terkaya di Dunia
Lebih lanjut disampaikannya, keteladanan Rasulullah sangat luar biasa, sebagaimana juga tugas dari suami untuk melindungi para istri.
Selesai itu Pjs Agus Fatoni saat membawakan sambutan menyampaikan tugasnya hadir dalam kesempatan ini adalah untuk terus mengingatkan masalah Covid-19.
"Bapak ibu semua yang ada adalah tokoh-tokoh agama yang boleh menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat di Sulut, apalagi di Sulut adalah daerah kedua tidak percaya Covid-19," kata Agus Fatoni.
Baca juga: Takut Ketahuan Orangtua, Gadis 14 Tahun Ini Simpan Bayinya di Freezer, Mengaku Berat Badan Bertambah
Karena bagi Agus Fatoni, Covid-19 ada dan sangat berbahaya, untuk itu mari bersama-sama memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat dan umat Islam khususnya.
"Marilah kita terus berusaha dan bekerja untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ajak Agus Fatoni.
Menurutnya memang mati itu Allah yang menentukan, tapi bukan berarti jika di dalam tempat ibadah ada singa yang ganas dan walaupun orang beriman apakah harus masuk beribadah di situ?
"Karena itu marilah kita bersama cegah, dengan menggunakan masker akan menjadi budaya kita, karena itu kita harus taat agar juga perekonomian berjalan dengan lancar. Mari kita semua tetap taat dan disiplin," tambahnya.
Baca juga: Gejala Stroke Ringan dan Pertolongan Pertama yang Dapat Dilakukan
Dalam kesempatan tersebut, Agus Fatoni juga ingatkan para tokoh agama yang ada, selain penyebaran Covid-19 juga diperhadapkan dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di dalamnya Sulut dan tujuh kabupaten dan kota.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pjs-gubernur-sulut-agus-fatoni-dan-semua-tokoh-agama-islam-di-sulut.jpg)