Breaking News:

Berita Kotamobagu

Banyak ASN Kotamobagu Kredit Macet, Pemkot Terapkan Izin Peminjaman Satu Pintu

Pemerintah Kota Kotamobagu mengatur kembali pemberian rekomendasi pengambilan kredit bagi aparatur sipil negara (ASN)

Tribun manado / Alpen Martinus
Sande Dodo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Pemerintah Kota Kotamobagu mengatur kembali pemberian rekomendasi pengambilan kredit bagi aparatur sipil negara (ASN).

Jika sebelumnya untuk pengambilan kredit hanya butuh rekomendasi dari kepala dinas, kini semuanya harus melalui Sekretaris Kota Kotamobagu, harus satu pintu.

"Iya, itu perintah dari ibu Wali Kota," ujar Sande Dodo Sekkot Kotamobagu, Senin (26/20/2020).

Sebab menurutnya, saat ini banyak sekali ASN yang mengambil pinjaman atau kredit, melebihi batas wajar.

Baca juga: Mulai Jumat Ini Tol Manado Bitung-Bertarif, Ini Besarannya

Baca juga: 2 Mahasiswi Unima Support Pasangan Iskandar-Deddy di Pilkada Bolsel

Baca juga: Jelang Libur Panjang, Pjs Bupati Minut Clay Dondokambey Imbau Warga tak Abaikan Protokoler Kesehatan

"Banyak yang kredit ganda, artinya sudah melakukan pinjaman ke beberapa bank," jelasnya.

Sehingga yang sisa gaji yang dibawa pulang ke rumah hanya sedikit atau tidak mencukupi lagi untuk keluarga.

"Dibuat satu pintu untuk pengendalian kredit macet, sebab banyak bank yang datang mengeluh kepada kami, karena kredit macet ASN," ujarnya.

Baca juga: MIS Sukses Gelar Career Fest 2020, Libatkan 47 Unviersitas Swasta dan Negeri yang Mendunia

Mulai dari BRI, Mandiri, Citra Dumoga, Prismadana.

"Kalau kredit macet itu yang sistem pembayaran setor sendiri, tapi kalau Bank SulutGo itu otomatis terpotong," ujarnya.

Banyak ASN juga yang langsung menggadaikan SK pengangkatan pegawai dan kenaikan pangkat untuk mengambil pinjaman.

"Ada yang pinjamannya sampai Rp 409 kita, bahkan ada yang tunggakannya hingga 2028," jelasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pemuda Talete Meninggal Dunia Kena Tikaman Pisau Taji Ayam

Sande Dodo mengatakan, maksimal pemotongan hingga 70 persen dari gaji.

"Kalau mau buat rumah ya tidak masalah, tapi kalau buat konsumtif kan, kasihan merugikan diri sendiri," jelasnya.

Ia mengatakan, melalui sistem izin pinjaman satu pintu, pemerintah membantu ASN mengendalikan peminjaman melebihi batas.

"Kalau ada yang mau pinjam, kota cek dulu datanya, kalau masih memungkinkan kita berikan, tapi kalau tidak, ya kami tidak akan berikan rekomendasi meminjam," jelasnya. (Amg)

Baca juga: Operasi Zebra Samrat 2020 Dimulai, Kasatlantas: Patuhi Peraturan Daripada Urusannya Panjang

SUBCSRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved