Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Hari Ini dalam Sejarah

Sejarah Hari Ini, 10 Tahun yang Lalu Gempa dan Tsunami yang 'Senyap' Terjang 3 Pulau di Mentawai

Saat itu terjadi sebuah gempa berkekuatan 7,2 skala Richter atau M7,7 di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Kompas.com/Istimewa
10 tahun yang lalu, atau tepatnya pada 25 Oktober 2010. Saat itu terjadi sebuah gempa berkekuatan 7,2 skala Richter atau M7,7 di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. 

Pasalnya, menurut data Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Sumatera Barat, 11 desa di Mentawai mengalami kerusakan yang parah akibat tsunami tersebut.

Salah satunya adalah Dusun Muntei, yang habis tersapu gelombang dan hanya menyisakan fondasi-fondasi rumah.

Pulau-pulau kecil yang berada di barat Pagai Selatan pun luluh lantak oleh tsunami. Pulau Saumang Kecil, misalnya, terpenggal akibat terjangan tsunami tersebut.

Adapun vegetasi pantai, seperti kelapa berikut pasirnya, hanyut dibawa tsunami.

Baca juga: Miss Earth Utusan Sulut Astrid Nicolien Poluan Ajak Warga Peduli Lingkungan

Sulitnya evakuasi

Pasca-tsunami dan gempa, proses evakuasi dan penyelamatan pun menemui kendala.

Cuaca buruk menghalangi proses pengiriman tim rescue dan logistik sehingga bantuan pertama baru sampai di Mentawai 2 hari setelah bencana.

Harian Kompas, 5 November 2010 memberitakan, Koordinator Operasi SAR di Kepulauan Mentawai, Akmal mengakui, bahwa wilayah pesisir barat laut di Pagai Selatan masih sangat sulit ditembus.

Kendala terbesar adalah cuaca buruk yang dipicu Siklon Anggrek yang masih terus terjadi.

Dari dua kali perencanaan, tim masih gagal menembus salah satu dusun di Pagai Selatan yaitu Maonai.

Begitu pula dengan wilayah lain yang masih terisolasi dan sulit dijangkau bantuan kemanusiaan serta tim evakuasi, termasuk Dusun Gogoa, Desa Silabu, Pagai Utara. 

Semenara, pilot helikopter M-17 dari TNI Angkatan Darat, Mayor Rony N mengatakan, mayoritas daerah di pesisir barat Pagai Selatan saat itu masih sulit didarati helikopter.

Selain cuaca buruk, ketiadaan landasan helikopter menjadi pemicunya. 

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok Senin 26 Agustus 2020, Aquarius Mungkin Perlu Meluangkan Waktu Sendirian

Kejadian langka

Melansir Washington Post, Sabtu (11/1/2020), ahli geofisika Valerie Sahakian mengaku memahami kenapa banyak orang yang tidak sempat menyelamatkan diri dan tidak merasakan gempa saat kejadian.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved