Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wildlife Concervation Society

WCS Indonesia Program Kagumi Keanekaragaman Hayati di Kabupaten Bolsel

WCS Indonesia Program mendapati tingginya keanekaragaman hayati seperti satwa langka dan tumbuh subur di Kabupaten Bolmong Selatan

Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
Istimewa
WCS dan Pemda Bolsel melakukan riset keanekaragaman hayati di kawasan TNBNW Bolsel 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Wildlife Concervation Society (WCS) Indonesia Program mendapati tingginya keanekaragaman hayati seperti satwa langka dan tumbuh subur di Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel).

Menurut WCS dalam hasil risetnya, ini akan sangat menguntungkan bagi pengembangan riset bertaraf nasional bahkan internasional.

DR Sheherazade, salah satu peneliti muda WCS Program Indonesia mengatakan, Kabupaten Bolsel memiliki potensi kekayaan biodiversitas yang sungguh beragam dan melimpah.

Ini juga menunjukkan bahwa pemerintah Bolsel dan masyarakatnya begitu memperhatikan dan peduli terhadap lingkungan.

Baca juga: Maurits-Hengky Didukung Olly Berikan Program Ini untuk Warga Bitung

Baca juga: Polda Sulut Gelar Rakor Lintas Sektoral, Bahas Penanganan Covid-19 dan Libur Panjang

Baca juga: Sosialisasi Masalah Bullying, Disdikpora Minsel Dukung Program Jaksa Masuk Sekolah

“Seandainya daerah ini dapat mempertahankannya maka tidak menutup kemungkinan pada beberapa tahun yang akan datang, daerah ini bakal menjadi tujuan riset keanekaragaman hayati baik secara nasional maupun internasional,” ucap Sheherazade ketika ditemui Tribun Manado, Jumat (23/10/2020) di Coffe Bolango.

Presiden Tambora Muda Indonesia ini menambahkan, pada beberapa lokasi hasil peninjauan langsung bersama Bappelitbang Bolsel di kawasan TNBNW.

Terdapat jenis-jenis margasatwa kunci yang endemik ada di Kabupaten Bolsel.

Bolsel dianugerahi keanekaragaman hayati yang melimpah dan perlu untuk diperhatikan baik oleh masyarakat maupun pemerintah daerah sendiri.

Baca juga: Sosialisasi Masalah Bullying, Disdikpora Minsel Dukung Program Jaksa Masuk Sekolah

Baca juga: Mangkrak Sejak Era Sutiyoso, Anies Baswedan Janji akan Evaluasi Tiang Monorel di DKI Jakarta

"Dan saya sangat terkesan, mungkin Kabupaten Bolsel adalah yang pertama melakukan kajian seperti ini di tingkatan pemerintah daerah seluruh Indonesia,” ungkap penerima penghargaan Perempuan Penyelamat Bumi versi Majalah Tempo Tahun 2020 ini.

Kepala Bappelitbangda Harifin Matulu, mengatakan, Pemda Bolsel telah mengadakan sebuah kajian konservasi yang sudah dilakukan tanggal 14 – 20 Oktober 2020 di kawasan TNBNW di Kabupaten Bolmong Selatan.

Langkah strategis pemerintah dalam program pembangunan berkelanjutan ini, sebagai upaya penanggulangan berbagai masalah bencana terutama banjir dan tanah longsor yang beberapa waktu lalu melanda daerah ini.

Baca juga: Beraudiensi dengan Manajemen Tribun Manado, Wabup Minahasa Bahas Pelestarian Danau Tondano

Penyusunan kajian ini nantinya akan menjadi dokumen Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi (KBKT) di Kabupaten Bolmong Selatan.

Sangat terikat erat dengan penyusunan dokumen perencanaan lainya seperti Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (D3LH).

"Termasuk dokumen perencanaan lima tahun yaitu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” ucapnya. (Nie)

Baca juga: Kapolres Minsel: Lapor Jika Ada Anggota Saya Terlibat Judi Togel

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved