Raja Thailand Dilarikan Diam-diam ke Rumah Sakit pada Dini Hari Karena Pengawalnya Positif Covid-19
Raja Vajiralongkorn (68) baru-baru ini kembali ke Thailand untuk memperingati empat tahun kematian ayahnya, Raja Bhumibol Adulyadej
TRIBUNMANADO.CO.ID - Raja Thailand dikabarkan dilarikan ke rumah sakit karena satu pengawalnya positif Covid-19.
Ia dikabarkan dilarikan pada pukul 2 dini hari waktu Thailand.
Raja Maha Vajiralongkorn dirawat di ibu kota Thailand sebelum bertolak ke rumah sakit pada Rabu dini hari, dilansir Daily Mail.
Berita ini dilaporkan surat kabar Jerman, Bild. Media ini memang sering membahas Raja yang memiliki banyak selir ini.
Raja Maha Vajiralongkorn pun memang lebih banyak menghabiskan waktu di Jerman daripada Thailand.
Bild melaporkan, seorang pengawal Raja baru-baru ini tertular virus corona setelah rombongan kerajaan pulang ke Thailand.
Namun, alasan raja tetap dirawat di rumah sakit belum terungkap.
Staf medis dilaporkan diberitahu untuk tetap bungkam tentang hal itu.
Raja Vajiralongkorn (68) baru-baru ini kembali ke Thailand untuk memperingati empat tahun kematian ayahnya, Raja Bhumibol Adulyadej.
Namun, laporan mengatakan tidak ada seorang pun rombongan raja yang dikarantina meski salah satu pengawal positif Covid-19.
Rombongan itu termasuk istri raja, Ratu Suthida, dan putra pewarisnya, Pangeran Dipangkorn, yang berusia 15 tahun.
Kunjungan raja ke Jerman bertepatan dengan protes anti-pemerintah dan bentrokan antara royalis dengan aktivis pro-demokrasi di Bangkok.
Pengunjuk rasa mengeluhkan biaya yang dihabiskan Raja selama tinggal di Eropa serta absennya dari kerajaan.
Masyarakat Thailand menuntut pengurangan kekuatan monarki di bawah konstitusi.
Kekuatan ini memungkinkan Raja bisa menjalankan kekuasaan saat di luar Thailand tanpa menunjuk perwakilan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/raja-thailand-maha-vajiralongkorn-dfgdfg.jpg)