Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pertashop

Pertashop Hadir di 32 se-Sulawesi, Pertamina Buka Peluang Kepemilikan untuk Publik

Sebagai wujud dukungan terhadap pemerataan pembangunan nasional PT Pertamina (Persero) terus berupayap memperluas jangkauan distribusi energinya

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
istimewa
Pertamina telah menghadirkan Pertashop di 31 wilayah di Pulau Sulawesi. Pertamina adalah solusi ketahanan energi nasional dengan konsep pemerataan jaringan distribusi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sebagai wujud dukungan terhadap pemerataan pembangunan nasional PT Pertamina (Persero) terus berupayap memperluas jangkauan distribusi energinya.

Data internal Perusahaan menunjukkan bahwa dari 7.196 Kecamatan di Indonesia, 3.827 Kecamatan diantaranya atau sekitar 53 persen belum memiliki SPBU sebagai channel resmi pengisian bahan bakar.

Sehingga terkadang harga bahan pokok melambung tinggi dikarenakan harga bahan bakar di daerah tersebut menyesuaikan akses untuk mendapatkan bahan bakar terdekat.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pertamina menghadirkan Pertashop, sebuah solusi ketahanan energi nasional dengan konsep pemerataan jaringan distribusi.

Baca juga: Perempuan Punya Peranan Penting Cegah Penyebaran Covid-19

Baca juga: Pjs Bupati Bolsel Rayakan Ulang Tahun Bupati Depri Pontoh di Bolmut

Baca juga: Menteri KKP Kembali Sambangi Sulut, Sudah 3 Tiga Kali Sepanjang Tahun

Diharapkan biaya distribusi dan transportasi dapat ditekan dengan adanya jaringan distribusi Pertashop yang dapat menjangkau daerah yang belum terdapat SPBU.

Hal ini tentunya mampu menjadi stimulus perekonomian bagi pembangunan suatu daerah.

Tahun ini, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII mendapatkan amanah dari Kementerian Dalam Negeri sejumlah 44 Pertashop untuk 44 Desa yang termasuk dalam kategori Desa 3T (Terpencil, Terluar, Tertiggal) dan Desa berprestasi se-Sulawesi.

Baca juga: Milenial Tomini Minta Iskandar-Deddy Sekolahkan Siswa Kurang Mampu

Baca juga: Waspada Fenomena La Nina, Wabup Amin Lasena Ingatkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Dimana hingga berita ini diturunkan sudah terealisasi sejumlah 32 Pertashop di seluruh Sulawesi

Target tersebut di atas dirasa masih kurang dibandingkan dengan jangkauan pemerataan energi yang ingin diwujudkan.

Oleh karena itu, Pertamina membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa saja WNI yang ingin memiliki Pertashop mulai dari Pebisnis hingga UMKM.

Dengan jaminan aspek safety, bahan bakar berkualitas, harga jual yang terjangkau ditambah jaminan kehandalan pasokan karna disuplai dengan menggunakan mobil tanki dari 'supply point' terdekat, membuat Pertashop menjadi outlet yang menjanjikan.

Baca juga: Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni Apresiasi Festival Pesona Selat Lembeh

Baca juga: Milenial Tomini Minta Iskandar-Deddy Sekolahkan Siswa Kurang Mampu

Rata-rata penjualan Pertashop mencapai minimum 300 liter/hari untuk Produk Pertamax dengan harga setara SPBU terdekat.

Pertashop juga menjadi outlet yang menjual Elpiji Bright Gas, Pelumas dan Produk retail pertamina lainnya.

Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR VII Laode Syarifuddin Mursali mengatakan, Pertashop dipersyaratkan di desa/kecamatan yang belum ada SPBU/Lembaga Penyalur Pertamina dalam radius 10 km.

Baca juga: SSM-Oppo Jadikan Pariwisata Program Andalan, Bisa Buka Lapangan Kerja dan Tingkatkan Ekonomi

Terdapat 3 kategori Pertashop yang disesuaikan dengan ketersediaan lahan yang dimiliki. Pertashop Gold untuk luas lahan minimum 210 m2, Pertashop Platinum untuk luas lahan minimum 300 m2, dan terakhir Pertashop Diamond untuk luas lahan minimum 500m2.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved