Kampung KB
Kabupaten Boltim Miliki 13 Kampung KB
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) memiliki 13 kampung Keluarga Berencana (KB)
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) memiliki 13 kampung Keluarga Berencana (KB).
Ke 13 kampung KB tersebut tersebar di 7 kecamatan di Boltim.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Nurtini Modeong melalui Kepala Bidang (Kabid) Keluarga Berencana (KB) Yulius Sanding mengatakan, di Boltim terdapat 13 kampung KB di Boltim.
Di antaranya, di Desa Togid, Desa Bukaka, Desa Bulawan, Desa Iyok, Desa Loyow, Desa Jiko Belanga, Desa Dodap Pantai, Desa Motongkad Selatan, Desa Buyandi, desa Mooat, desa Moonow dan Desa Moyongkota.
Baca juga: Pertashop Hadir di 32 se-Sulawesi, Pertamina Buka Peluang Kepemilikan untuk Publik
Baca juga: Pjs Bupati Bolsel Rayakan Ulang Tahun Bupati Depri Pontoh di Bolmut
Baca juga: Menteri KKP Kembali Sambangi Sulut, Sudah 3 Tiga Kali Sepanjang Tahun
Ia menjelaskan, kampung KB sangat bermanfaat mulai dari segi Pendidikan, Kesehatan dan Sosial.
"Karena mampu meningkatkan sumber daya manusia, turunnya angka kemiskinan, jumlah peserta KB meningkat serta turun kematian ibu dan anak," jelasnya.
Menurutnya, kampung KB pun sangat efektif pada saat pandemi Covid-19, di mana menurunya masyarakat yang datang ke puskesmas untuk melakukan KB, melalui kampung KB penyuluh dapat menjalankn programnya.
Baca juga: Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni Apresiasi Festival Pesona Selat Lembeh
Baca juga: Waspada Fenomena La Nina, Wabup Amin Lasena Ingatkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan
"Kami terus memberikan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat untuk menekan angka kehamilan di Boltim," ucapnya.
Dalam melaksanakan penyuluhan, petugas penyuluh KB memberikan wawasan kepada pasangan usia subur baik wanita atau pria, dalam merencanakan keluarga berkualitas ke depan yakni dua anak cukup.
Menurutnya, tak hanya di kampung KB pihaknya melakukan sosilisasi tersebut.
"Kami terus menjalankan program pendewasaan usia perwakinan, dan pembinan generasi muda sebelum berkelurga, dengan tujuan kesejahteraan keluarga ketika sudah saatnya berkeluarga," ucapnya. (ana)
Baca juga: Sambangi Pasar Pinolosian, Pjs Bupati Bolsel Bagikan Masker ke Pedagang
Baca juga: Nia Ramadhani Kesal, Ardi Bakrie Sebut Pulang Nggak Bawa Istri: Lu Jangan Doain Gitu Dong
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kepala-bidang-kabid-keluarga-berencana-kb-yulius-sanding.jpg)