Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Torang Kanal

Gadis Cantik Hanna Ruth Kristiany Imbar Gencar Kampanyekan Gerakan 3M

Pandemi Covid-19 bakal selalu dikenang Hanna Imbar (22). Pandemi ini berpengaruh besar pada perjalanan akademiknya

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Hanna Ruth Kristiany Imbar 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  Pandemi Covid-19 bakal selalu dikenang Hanna Imbar (22). Pandemi ini berpengaruh besar pada perjalanan akademiknya.

Betapa tidak, kewajiban social distancing mengharuskan kuliah dari rumah.

Pemilik gelar Keke Minut 2016 ini pun mengurus ujian skripsi secara online. Semua dilakukan dari rumah.

"Saya ini satu di antaranya yang merasakan perubahan besar. Mulai dari persiapan, ujian skripsi hingga komprehensif, semuanya berlangsung secara online," kata lulusan Internasional Business Administration FEB Universitas Sam Ratulangi ini kepada Tribun Manado, Senin (19/10/2020).

Baca juga: Lanal Melonguane Sidak Protokol Covid-19

Baca juga: UMP Naik Atau Tidak, Bolmong Mengacu Pada Provinsi

Baca juga: Hampir Sebulan Jalani Perawatan, Bupati Depri Pontoh Pimpin Apel ASN, Ingatkan Protokol Kesehatan

Ia bersyukur bisa melalui tahapan krusial itu di tengah pandemi. "Ternyata kita bisa meskipun sulit," kata pemilik nama tengah Ruth Kristiany ini sambil mengibaskan rambutnya.

Selain kuliah, Hanna bilang, pandemi juga berdampak pada kehidupan sosial lainnya.

Misalnya, kegiatan gerejawi, masih terbatas dilakukan. "Memang gereja sudah buka tapi ibadah lain masih secara dari. Pemuda dan remaja misalnya," kata Duta Bahasa Sulut 2016 ini.

Hanna bilang, pandemi ini mengajarkan dia lebih disiplin menjaga kebersihan. Ia lebih sering mencuci tangan di rumah.

Baca juga: 11 Pekerjaan di Indonesia yang Dapat Gaji Tertinggi, Mulai Pilot, HRD hingga Anggota DPR

Baca juga: Viral TikTok Orang Kaya Nongkrong di Mal, Denny Cagur Sindir: Dapat Salam dari Raffi Ahmad

Ke mana-mana, membawa masker, hand sanitizer dan jaga jarak. "Sekarang kalau keluar, justru masker dan hand sanitizer yang diprioritaskan bukan lipstip," kata Noni Sulut Intelegensia 2017 ini sambil tertawa.

Bersama komunitasnya, Ikatan Nyong Noni Sulut (INNS), Hanna kerap turun lapangan mensosialisasikan pentingnya Gerakan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau pakai hand sanitizer serta menjaga jarak.

"Hal ini harus terus disampaikan ke masyaraka. Hanya dengan disiplin melakukan 3M kita bisa memutus rantai penularan," kata Hanna, yang berzodiak Gemini.

"Saya bangga karena INNS begitu concern dengan kampanye gerakan 3M," ujar warga Malalayang I, Kota Manado ini.(ndo)

Baca juga: Tuding Mantan Panglima TNI Kolaborator Asing, Rendahkan Kabinet Jokowi, Berakhir Begini

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:


Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved