Breaking News:

Tambang Ilegal

Saat Pohon Menghapus Jejak Berdarah, Penutupan PETI Potolo Bolmong

Entah sudah berapa banyak darah yang tumpah di Pertambangan emas tanpa izin (PETI) Potolo di Desa Tanoyan Selatan

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Penutupan PETI Potolo Bolmong 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Entah sudah berapa banyak darah yang tumpah di Pertambangan emas tanpa izin (PETI) Potolo di Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). 

Sejak lama, lokasi PETI yang masuk areal Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (B-TNBNW) itu dikenal wilayah "Janggo" atau tempat sejumlah pihak berebut lahan emas. 

Kamis (14/10/2020), aktivitas PETI tersebut diakhiri dengan cara yang "romantis". 

Lubang PETI ditimbun dengan tanah di atasnya ditanami pohon. 

Baca juga: GM Tribun Manado Ajak Pelaku Usaha Kecil di Minsel Pasarkan Produk Lewat Kecanggihan Teknologi

Baca juga: Steven Kandouw Pimpin Konsolidasi di Tanjung Batu, Solid Menangkan Olly-Steven dan AA - RS

Baca juga: Tak Lama Lagi Permintaan Henry Willy Sebelum Meninggal Akan Terwujud, Nikita Willy Menikah

Jejak berdarah terhapus, diganti kehidupan baru yang berwujud pohon. 

Penutupan dilakukan bersama oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama Pemkab Bolmong serta pihak TNBNW. 

Dari pihak Pemkab Bolmong dilakukan oleh Sekda Bolmong Tahlis Gallang yang mewakili Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow. 

Tahlis bersama Forkopimda menanam sebuah pohon tepat di atas bekas lubang. 
Jari - jarinya cekatan memasukkan tanaman pohon ke dalam tanah. 

Baca juga: Steven Kandouw Pimpin Konsolidasi di Tanjung Batu, Solid Menangkan Olly-Steven dan AA - RS

Baca juga: Disinggung soal Sang Ibu, Nagita Slavina Berkaca-kaca: Terima Kasih Banyak Mama

Tahlis dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian bersama selaku penanggungjawab konservasi kawasan hutan lindung yang ada di wilayah TNBNW.

Kata Tahlis, kerusakan lingkungan akibat penambangan ilegal terjadi karena aktivitas penambangan dilakukan tidak memperhatikan azas good minning practies dari penggunanaan sianida dan mercuri, sehingga menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved