Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Terkini Daerah

FPI dan PA 212 Demo UU Cipta Kerja, Presiden KSPI: Kami Tidak Tahu Apa Latar Belakang Kawan-kawan

Latar belakang unjuk rasa yang dilakukan kelompok FPI dan PA 212 ternyata tak diketahui Presiden KSPI Said Iqbal.

Editor: Rhendi Umar
tribunnews
Ribuan massa dari organisasi GNPF Ulama, PA 212, dan FPI menggelar aksi unjuk ras di sekitar Patung Kuda, Monas, Jakarta, Jumat (21/2) kemarin. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Latar belakang unjuk rasa yang dilakukan kelompok FPI dan PA 212 ternyata tak diketahui Presiden KSPI Said Iqbal.

"Kami tidak tahu apa latar belakang kawan-kawan yang aksi hari ini. Kami tidak tahu, sehingga saya tidak bisa memberikan komentar terhadap ketidaktahuan saya," ujar Said Iqbal, ketika dihubungi Tribunnews.com, Selasa (13/10/2020).

Said menegaskan setiap pihak, warga negara atau organisasi berhak untuk menyampaikan pendapat di muka umum sesuai UU No 9 Tahun 1998, termasuk dengan FPI dan PA 212.

Meski demikian, Said mengimbau agar mereka tidak melakukan demo dengan anarkis, kekerasan hingga berujung pada kerusuhan.

"Imbauan kami lakukanlah dengan tertib damai, tidak ada anarkis, tidak ada kekerasan, tidak ada kerusuhan. Ini imbauan," kata dia.

"Kami pun di buruh ketika mogok nasional mengimbau itu kepada anggota kami, jangan anarkis, jangan rusuh, jangan rusak fasilitas umum," imbuhnya.

Aksi Penolakan Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di DPR RI Bergejolak, Anggota Front Pembela Islam (FPI) Bakar Bendera PKI dan PDIP di depan Gedung DPR RI, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (24/6/2020)
Aksi Penolakan Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di DPR RI Bergejolak, Anggota Front Pembela Islam (FPI) Bakar Bendera PKI dan PDIP di depan Gedung DPR RI, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (24/6/2020) (WartaKota.com)

Said juga menegaskan gerakan perjuangan menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja adalah non-violance atau anti kekerasan.

"Itu sikap serikat buruh, anti kekerasan. Tolong itu dicatat supaya rakyat mengerti dan memahami, kita kan mencari simpati rakyat agar mendapat dukungan.

Maka kita harus anti kekerasan, tidak boleh ada kerusuhan, tidak boleh anarkis," tandasnya.

Habib Rizieq Pulang Indonesia, Pencekalan di Arab Saudi Dicabut, Shabari: Mari Selamatkan NKRI

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dikabarkan akan pulang ke Indonesia dari Arab Saudi.

Pasalnya status pencekalan yang diberikan kepada Rizieq Shihab sudah dicabut.

Kabar itu disampaikan DPP FPI melalui keterangan pers.

Kepulangan Habib Rizieq ditempuh setelah melalui proses perundingan panjang antara Habib Rizieq dengan otoritas Arab Saudi.

"Alhamdulillah, baru saja kami mendapatkan informasi penting dari kota suci Mekkah terkait rencana kepulangan IB-HRS." dikutip dari siaran pers tersebut, Selasa (13/10/2020).

Dalam siaran pers tersebut juga dikatakan Habib Rizieq dibebaskan dari denda apapun.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved