Virus Corona
29 Perawat di Jatim, Satu Luar Negeri, Total 97 Perawat Meninggal Terpapar Covid-19
Semakin banyak para medis dan perawat yang terpapar Covid-19 dan meninggal dunia. Kondisi ini menjadi pengingat kita semua agar lebih berhati-hati
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Semakin banyak para medis dan perawat yang terpapar Covid-19 dan meninggal dunia. Kondisi ini menjadi pengingat kita semua agar lebih berhati-hati dan tidak abai dalam menjalankan protap kesehatan.
Ketua Satgas Covid-19 DPP Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Jajat Sudrajat memberikan laporannya terkait data status perawat terdampak Covid-19.
Jajat menjelaskan, berdasarkan data terbaru per Jumat (9/10/2020) ada 97 perawat dinyatakan gugur di tengah pandemi Covid-19.
Para korban tersebar di 16 provinsi di Indonesia dan 1 di luar negeri.
Terkait dengan data tersebut, Jajat meminta kepada seluruh perawat di tanah air yang memberikan pelayanan senantiasa selalu memperhatikan prinsip-prinsip pencegahan infeksi Covid-19.
Baik secara universal di manapun dan kapapun dalam memberikan pelayanan sesuai dengan standar dan pedoman yang telah ditetapkan.
"Serta melindungi diri dan lingkungan dengan memakai masker dan mengurangi interaksi dengan sesama maupun anggota keluarga dan rumah tangga bagi yang mengalami gejala-gejala batuk atau influenza," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (10/10/2020).
Jajat juga mengingatkan betapa pentingnya untuk menerapkan pola hidup sehat.
• Dari Vitamin A hingga B12, Berikut 13 Jenis Vitamin untuk Menjaga Tubuh Agar Tetap Sehat
• Peringatan Dini BMKG Hari Ini, Minggu 11 Oktober 2020: 18 Wilayah Hujan Lebat & Angin Kencang
• Chord Selamat Pagi - RAN, Kunci Gitar dan Lirik Lagu, Kurasakan Hangat Indahnya Sang Mentari
Termasuk lebih sering mencuci tangan menggunakan sabun, mengonsumsi makanan sehat untuk meningkatkan daya tahan, dan meminimalkan kegiatan di keramaian yang tidak diperlukan.
Dalam kesempatan tersebut, Jajat meminta untuk para perawat menangguhkan perjalanan keluar negeri, terutama di negara-negara terdampak Covid-19.
"Bagi yang baru saja melakukan perjalanan ke luar negeri, harap membatasi interaksi selama 14 hari sejak kepulangan ke indonesia."
"Jika dalam masa 14 hari tersebut mengalami demam, batuk, pilek, sesak dan lainnya, mohon segera perika ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat," tandas Jajat.
Baca: Pemandian Jenazah Wanita oleh Perawat Pria Berbuntut Pencopotan Direksi RSUD Djasamen Saragih
Berikut data lengkap perawat yang gugur di tengah pandemi Covid-19:
Data perawat yang gugur akibat pandemi Covid-19 (Dok. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI))
1. Aceh: 1 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-pemakaman-covid-19-12121.jpg)