Soeharto
Cerita Soeharto Ditampar Panglima Perang Tuama Manado Sebelum Jadi Presiden, Pipinya Kena Tempeleng
Kisah Soeharto yang pernah ditampar 'tempeleng' Kolonel Alex Kawilarang saat bertugas semasa masih menjadi prajurit TNI. Begiini ceritanya!
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah kisah sejarah dari mantan Presiden Soeharto sebelum memimpin Indonesia selama 32 tahun.
Cerita Soeharto di kala mendapat tamparan ketika masih menjadi prajurit TNI.
Kejadian itu terjadi saat pemerintahan Indonesia masih dipimpin oleh Ir Soekarno sebagai presiden pertama Indonesia.
Soeharto yang harus menahan sakit dan malu karena tamparan keras di pipinya dari sosok Tuama Manado Alex Kawilarang.
Awalnya pada bulan Juli 1950 timbul pemberontakan di Maluku yang dilakukan oleh simpatisan Republik Maluku Selatan (RMS).
Mengetahui hal itu kemudian pihak pemerintah mengirim bala tentara untuk menumpas pemberontakan tersebut.
Sedangkan komandan operasi lapangan dipegang oleh Letkol Slamet Riyadi.
Operasi penumpasan RMS ini berhasil dilaksanakan.
Akan tetapi banyak serdadu Indonesia yang tewas dalam pertempuran tersebut.
Gara-gara inilah Letkol Slamet Riyadi berinisiatif membentuk sebuah kesatuan khusus terdiri dari kelompok pasukan kecil yang bisa bergerak cepat dan efektif.
Malang tak dapat ditolak, sebelum cita-citanya membentuk kesatuan khusus tercapai, Letkol Slamet Riyadi keburu gugur dalam suatu pertempuran.
Kemudian cita-cita Letkol Slamet Riyadi diteruskan oleh A.E Kawilarang.
Namun Kawilarang juga bingung untuk merumuskan apa dan bagaimana kesatuan khusus itu dibentuk.
Untungnya ia bertemu dengan seorang mantan Kapten 'Kompeni' KNIL Belanda, Rokus Bernardus Visser.