G30S PKI

Sosok Letjen TNI Muhammad Yunus Yosfiah, Orang Pertama yang Hapus Aturan Wajib Nonton Film G30S PKI

Setiap tanggal 30 September selama era Orde Baru, film "Pengkhianatan G30S/PKI" selalu wajib diputar di TVRI.

Editor:
Kolase net via TribunManado dan Tribun Timur
Letjen TNI Muhammad Yunus Yosfiah (kiri) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini adalah profil dari sosok Letjen TNI Muhammad Yunus Yosfiah.

Letjen TNI Muhammad Yunus Yosfiah diketahui sebagai orang pertama yang berani menghapus peraturan wajib nonton film Gerakan 30 September atau G30S/PKI.

Sebelumnya, di setiap tanggal 30 September selama era Orde Baru, film "Pengkhianatan G30S/PKI" selalu wajib diputar di TVRI yang merupakan stasiun televisi milik pemerintah.

Namun hal itu berubah setelah Letjen TNI Muhammad Yunus Yosfiah menjabat sebagai Menteri Penerangan kala itu.

Letjen TNI Muhammad Yunus Yosfiah memutuskan untuk menghapus peraturan yang mewajibkan film G30S/PKI diputar.

Lantas, seperti apa profil dan biodata Letjen TNI Muhammad Yunus Yosfiah?

Dilansir dari wikipedia, Letjen TNI Muhammad Yunus Yosfiah lahir di Rappang, Sulawesi Selatan, 7 Agustus 1944.

Ia adalah salah seorang tokoh militer Indonesia yang pernah menjabat sebagai Menteri Penerangan yang terakhir pada masa pemerintahan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie.

Ia adalah lulusan Akademi Militer Nasional (AMN) tahun 1965.

Menteri Penerangan

Yosfiah menjabat sebagai Menteri Penerangan dalam Kabinet Reformasi Pembangunan pada era Presiden Habibie tahun 1998 sampai 1999.

Tindakannya dalam menghilangkan pembatasan terhadap media dan bentuk komunikasi lainnya, antara lain seperti penghapusan Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP) dan menjamin kebebasan pers, telah digambarkan sebagai, "salah satu terobosan besar pemerintahan Habibie".

Karier politik

Yosfiah pernah menjadi Ketua Fraksi ABRI di MPR pada 1997.

Halaman
1234
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved