Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Situs Sejarah

Masih Menjadi Misteri, Berikut 3 Artefak Terlangka di Dunia, Asal-usulnya Diperdebatkan

Sama seperti fosil yang selalu ditemukan di berbagai belahan dunia, ada pula artefak dari peradaban kuno yang dan purbakala yang belum terdeteksi.

Tayang:
WIKIMEDIA COMMON
Palu London. Misteri palu belum terungkap, bagaimana bisa palu yang jelas membutuhkan teknologi manusia, bisa terbungkus dalam batu yang menurut uji karbon, berusia 400 juta-500 juta tahun. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada 3 artefak terlangka di dunia yang hingga kini asal-usulnya masih menjadi misteri.

Meskipun telah dilakukan penelitian bertahun-tahun, beberapa artefak kuno tetap menjadi misteri hingga kini.

Seperti kita ketahui Manusia telah mendiami bumi selama berjuta-juta tahun sebelumnya.

Sama seperti fosil yang selalu ditemukan di berbagai belahan dunia, ada pula artefak dari peradaban kuno yang dan purbakala yang belum terdeteksi.

Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 1 Oktober 2020: Gemini Fokus, Cancer Hadapi Masalah

Entah terkubur di dalam tanah, membeku di glasial, atau di tempat-tempat yang tak terjamah manusia, benda-benda ini tentu memiliki nilai yang sangat tinggi.

Sejumlah penemuan telah dimasukkan ke museum seluruh dunia setelah diteliti dan dipelajari.

Namun, bukan berarti setiap penemuan daapt diketahui asal muasalnya.

Melansir dari laman The Travel, Rabu (30/9/2020), berikut ini 3 artefak terlangka di dunia yang hingga kini asal-usulnya masih menjadi misteri.

1. Palu London

Artefak ini ditemukan oleh pasangan yang sedang berjalan-jalan santai.

Mereka melihat batu aneh yang menempel pada sepotong kayu, kemudian memutuskan untuk membawanya pulang.

Setelah dipahat, ternyata yang ditemukan adalah alat dari Ordovisium.

Menurut arkeolog, palu ini dulunya merupakan alat kuno yang digunakan untuk ketrampilan dan pembangunan awal.

Tanggal pasti pembuatan palu masih diperdebatkan di antara para ahli tetapi konsensusnya berkisar antara 400 hingga 500 juta tahun yang lalu.

tribunnews
Palu London. Misteri palu belum terungkap, bagaimana bisa palu yang jelas membutuhkan teknologi manusia, bisa terbungkus dalam batu yang menurut uji karbon, berusia 400 juta-500 juta tahun. (WIKIMEDIA COMMON)

Faktanya, palu itu sudah sangat tua sehingga sebagian dari pegangan kayu benar-benar memulai proses berubah menjadi batu bara.

Penemuan palu ini menyebabkan berbagai diskusi, termasuk pertanyaan tentang kemurnian atmosfer, karena kepala besi palu itu 96 persen murni yang hampir tidak mungkin dibuat tanpa mesin yang kita miliki saat ini.

Kecelakaan Maut Rabu Sore Pkl 15.30 WIB, Bus Rombongan Wisata Tabrak 6 Mobil & Motor, 4 Orang Tewas

2. Batu Dropa

Batu Dropa yang berbentuk seperti cakram dianggap sebagai salah satu artefak paling misterius di dunia.

Mereka ditemukan pada tahun 1938 dalam ekspedisi yang dipimpin oleh Dr. Chi Pu Tei melalui Baian-Kara-Ula di Cina.

Saat memasuki gua di dekat situs, tim menemukan banyak cakram berserakan di sekitar lantai gua, tertutup oleh lapisan padat dari tanah dan debu.

Setelah para ahli memeriksanya lebih dekat, hal yang paling mereka perhatikan adalah hal-hal seperti alur, diameter sembilan inci yang sempurna, dan hieroglif (tulisan kuno).

tribunnews
The Dropa Stones (Flickr/ tonynetone)

Semua hal ini menjadi lebih misterius karena cakram-cakram tersebut tampaknya memainkan dengungan frekuensi rendah ketika 'diputar' pada pemutar rekaman khusus.

Cakram-cakram tersebut tampak bersenandung seperti sesuatu yang terjadi ketika muatan listrik melewatinya.

Namun, hieroglif memiliki cerita yang berbeda.

Menurut peneliti yang bertugas memeriksa cakram, Tsun Um Nui, mereka menceritakan kisah pesawat ruang angkasa yang jatuh di pegunungan dekat daerah tersebut, dengan pilot menggunakan nama Dropa.

Tidak jelas di mana batu-batu itu disimpan sekarang dan belum jelas apakah penelitian akan dilanjutkan atau tidak.

3. Peta Piri Reis

Peta Piri Reis mungkin terlihat seperti kisah para petualang dan mitos, tetapi sebenarnya peta itu sah.

Namun, kerangka waktu pembuatan peta yang dikombinasikan dengan pengetahuan yang kita miliki tentang tanggal paling awal eksplorasi inilah yang membuat artefak kuno ini menjadi misteri.

Sekelompok sejarawan menemukan peta itu pada tahun 1929.

Terjadi Kontak Senjata Antara Tentara Filipina & Kelompok Abu Sayyaf, Seorang Sandera WNI Tewas

tribunnews
The Piri Reis Map (Flickr/ Macedon1an)

Peta itu digambar di kulit rusa pada tahun 1513 dan digambar oleh Piri Reis, yang merupakan seorang laksamana di angkatan laut Turki.

Peta tersebut menunjukkan lokasi Azores, Eropa, Amerika Utara, pantai Brasil, Afrika, Kepulauan Canary, Antilia, dan Antartika.

Namun, aspek misterius dari peta ini muncul ketika sejarawan menyadari bahwa Antartika tidak benar-benar ditemukan sampai lebih dari 300 tahun setelah peta ini dibuat.

Selain itu, topografi Antartika yang sebenarnya ditampilkan tanpa lapisan dan es, sebuah fenomena yang diperkirakan telah terjadi lebih dari 6.000 tahun sebelumnya.

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul 3 Artefak Terlangka di Dunia, Asal-usulnya Masih Menjadi Misteri

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved