Breaking News:

Gatot Nurmantyo

Alasan Polisi Bubarkan Acara yang Dihadiri Gatot Nurmantyo: Kampanye Pengendalian Covid-19

Video yang merekam detik-detik polisi menghentikan pidato Gatot Nurmantyo viral di media sosial.

Kompas.com/Roderick Adrian Mozes
Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo saat berkunjung ke Menara Kompas, Jakarta, Senin (23/4/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pada Senin 28 September 2020, di acara Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Surabaya, Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) memberikan pidato.

Di tengah-tengah pidatonya, tiba-tiba seorang polisi berpakaian putih naik ke podium menghampiri Gatot Nurmantyo.

Ternyata polisi berpakaian putih tersebut rupanya meminta Gatot Nurmantyo untuk membubarkan acara.

Video yang merekam detik-detik polisi menghentikan pidato Gatot Nurmantyo viral di media sosial.

Di video tersebut, Gatot Nurmantyo tampak bersikap kooperatif dan menuruti permintaan polisi.

"KAMI adalah organisasi yang konstitusional, tapi kalau kita diminta bubar oleh polisi, maka kita junjung tinggi dan ikuti apa yang telah diminta pak polisi," kata Gatot lalu menutup sambutannya.

Sementara di depan rumah Jabal Nur massa aksi juga menggelar aksi protes meminta acara KAMI dibubarkan.

Sebelumnya massa juga memblokade gedung Juang 45 di Jalan Mayjen Sungkono Surabaya, tempat acara Silaturahim KAMI Jatim sebelumnya digelar.

Ditemui awak media, Gatot Nurmantyo menceritakan soal peristiwa di video yang viral itu.

"Bapak tolong beri sepatah dua patah kata," ucap Gatot Nurmantyo dikutip TribunJakarta.com dari YouTube Kompas TV, pada Selasa (29/9/2020).

Halaman
1234
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved