Update Virus Corona Indonesia
Listrik RS Padam, 2 Pasien Covid-19 Meninggal, Tuduhan Dibantah Petugas: 'Mereka Benar-benar Sakit'
Pihaknya mengatakan bahwa pasokan oksigen kepada pengguna ventilator tidak terganggu karena generator cadangan langsung dinyalakan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Hingga saat ini virus corona atau Covid-19 terus menyebar dan memakan korban.
Di tengah penyebarannya yang kian menjadi, dua pasien Covid-19 yang menggunakan bantuan ventilator di India dikabarkan meninggal dunia pada Selasa lalu.
Menurut informasi yang ada, Kedua pasien ini menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Tirupur GH.
Mirisnya, dua orang itu meninggal tidak lama setelah rumah sakit mengalami pemadaman listrik, sebagaimana dilansir Times of India.
Lantaran ada pekerja konstruksi yang ketika itu tidak sengaja merusak kabel listrik.
Berangkat dari kejadian ini, pihak keluarga kedua pasien itu menduga bahwa listrik mati menyebabkan kematian tersebut.
Namun tuduhan ini dibantah otoritas setempat.
Pihaknya mengatakan bahwa pasokan oksigen kepada pengguna ventilator tidak terganggu karena generator cadangan langsung dinyalakan.
Otoritas Tirupur, K Vijayakarthikeyan mengatakan bahwa listrik sempat terputus selama 40 menit.
Dimulai sejak pukul 11 pagi waktu setempat.
Kala itu ada pekerja konstruksi yang tengah membangun gedung perguruan tinggi kedokteran di kompleks rumah sakit ini.
Dia tidak sengaja merusak kabel listrik sehingga menyebabkan pemadaman mendadak.
Namun menurut Vijayakarthikeyan, kedua pasien yakni Yasoda (67) dan Gouravan (69) tetap mendapat pasokan oksigen dari ventilator karena generator listrik langsung dinyalakan.
"Mereka benar-benar sakit."
"Tingkat oksigen mereka rendah sejak Senin."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/staf-medis-membawa-seorang-pasien-virus-corona-di-rumah-sakit-palang-merah-wuhan-di-kota-wuhan.jpg)