Berita Manado
DLH Manado Tersandung Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Insinerator, Franky Angkat Bicara
Hingga kini baru ada lima insinerator dan semuanya belum berfungsi dengan baik.
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kejaksaan Negeri Manado menemukan kasus dugaan korupsi
pengadaan alat pembakar sampah atau insinerator di Kota Manado
yang hingga kini tak kunjung selesai.
BERITA TERPOPULER :
• Sosok Anna Maria, Ibu Gading Marten yang Cantik Sejak Muda, Jarang Terekspos Profesinya Jadi Sorotan
• Fakta Pembunuhan Ibu dan Anak Gadisnya: Ayah Baru Menghilang hingga Kesaksian Tetangga Dekat Korban
• Muhammad Yahya Ditemukan Tinggal Tulang Belulang, Identitas Dikenali Lewat Benda di Kerangkanya
TONTON JUGA :
Pasalnya, pengadaan tersebut sudah dilakukan sejak awal tahun 2019
namun hingga kini baru ada lima insinerator dan semuanya belum berfungsi dengan baik.
Menurut keterangan Kabid Pengelolaan Sampah & Limbah B3 Dinas Lingkungan
Hidup, Franky J Porawouw penggunaan insinerator tersebut masih menunggu
pembahasan APBD perubahan karena harus membeli bahan bakarnya.
Per insinerator, kata Franky, membutuhkan kurang lebih 100 liter bahan
bakar untuk beroperasi dan diharapkan mampu mengurangi 25 persen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/dlh-manado-tersandung-kasus-dugaan-korupsi-pengadaan-insineratorfranky-angkat-bicara.jpg)