Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Perampokan

Sopir Truk Tabrak Motor Perampok Tak Terima Ponselnya Diambil, Ternyata Pelaku Seorang PNS

Terjadi perampokan di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera wilayah Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah.

Editor: Glendi Manengal
Istimewa
Ilustrasi Motor Perampok Ditabrak Truk 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi perampokan di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera wilayah Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah.

Diketahui akibat hal tersebut pengendara motor yang merupakan perampok ditabrak truk.

Hal tersebut dilakukan sopir truk karena tak terima ponselnya di ambil.

Kecelakaan Pebalap Liar Mabuk Tabrak Polisi, Sempat Kejar-kejaran, Bripda Aldi Jadi Korban

Wartawan Bisa Menjadi Duta Besar, Wawancara Eksklusif Suryopratomo, Duta Besar RI untuk Singapura

Bisnis Oleh-oleh di Era New Normal, Omzet Christine Klappertaart Membaik

Fakta Sopir Truk Tabrak 2 Perampok yang Rampas HP, 1 Pelaku Ternyata PNS dan Langsung Dihajar Massa

Seorang sopir truk bernama Suparman (21) mengejar lalu menabrak perampok yang sudah merampas ponselnya.

Peristiwa perampokan ini terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera wilayah Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah, pada Rabu (16/9/2020) lalu.

Diketahui, satu dari dua permpok itu ternyata seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang menjadi bulan-bulanan massa.

Kronologi

Dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com, peristiwa itu berawal saat Suparman tengah parkir di pinggir jalan.

Kapolsek Seputih Mataram Iptu Jepri Saifullah menceritakan, saat itu korban sedang beristirahat di bawah pohon.

Pelaku berinsiial HD (37) dan temannya yang masih DPO tiba-tiba menghampiri korban.

Keduanya mengendarai sepeda motor matik, HD memboncengkan rekannya.

Teman HD langsung mendekati Suparman dan menodongkan badik.

"Rekan HD ini turun lalu langsung masuk ke dalam mobil sambil menodongkan badik ke perut korban," ungkap Jepri melalui keterangan persnya, Selasa (22/9/2020).

Kedua pelaku langsung kabur setelah mendapatkan HP korban.

"Saya diminta jangan melawan dan disuruh keluarkan handphone. Terus saya keluarkan dan langsung dia rampas," kata Suparman, dikutip dari TribunLampung.co.id.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved