Sevilla vs Bayern Muenchen: Penyempurna Gelar Juara
Tahun 2020 penuh ketidak-pastian gara-gara pandemi virus Corona. Namun, setidaknya ada satu hal pasti dalam dunia.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie Tombeg
Pelatih Lopetegui bakal menguji rekrutan anyarnya, Ivan Rakitic di laga ini. Ini akan jadi debut comeback sang gelandang untuk Sevilla setelah meninggalkan klub tersebut enam tahun lalu.
Di lini depan, Lopetegui akan mengandalkan Luuk de Jong yang cetak dua gol ke gawang Inter Milan. Ia kemungkinan didampingi Lucas Ocampos, dan Suso.
Di kubu Bayern, ancaman datang dari berbagai lini. Namun tentu saja sumber ancaman utama akan datang dari sang striker, Robert Lewandowski. Striker asal Polandia ini jadi alasan utama menggilanya Bayern. Lewy, panggilannya, hanya gagal menyumbang gol di empat laga dari 31 pertandingan Bayern, yang tanpa kekalahan. Dia menyumbangkan 27 gol, di atas 25 persen, dari 106 gol Die Rotten tahun ini.
Lewandowski total menjaringkan 55 gol di berbagai kompetisi musim lalu. Rekor yang sulit dikejar oleh siapa pun di Liga top Eropa.
Sang bomber sepertinya sudah ancang-ancang untuk duel final super ini. Di laga terakhirnya, Lewy menyumbang satu gol, dan dua assists saat Bayern melindas Schalke 8-0.
Jika mesin sang bomber benar-benar sudah panas, maka Kiper Sevilla, Bono, dan barisan lini belakang Sevilla benar-benar harus ekstra waspada hari nanti. Jika lengah sedikit maka duel final itu akan berbalik jadi mimpi buruk bagi mereka. (Tribunnews/den)
Final UEFA Super Cup
Puskas Arena, Budapest
Jumat (25/9) dini hari
Bayern Muenchen 4-2-3-1
Neuer; Pavard, Sule, Boateng, Davies; Kimmich, Goretzka; Gnabry, Muller, Coman; Lewandowski
Sevilla 4-3-3
Bono; Navas, Kounde, Carlos, Escudero; Rakitic, Gudelj, Fernando; Suso, De Jong, Ocampos
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/para-pemain-bayern-muenchen-angkat-tropi-liga-champions.jpg)