Sevilla vs Bayern Muenchen: Penyempurna Gelar Juara
Tahun 2020 penuh ketidak-pastian gara-gara pandemi virus Corona. Namun, setidaknya ada satu hal pasti dalam dunia.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID - Tahun 2020 penuh ketidak-pastian gara-gara pandemi virus Corona. Namun, setidaknya ada satu hal pasti dalam dunia sepak bola di tahun ini: dominasi Bayern Muenchen.
Tim raksasa dari Bundesliga Jerman ini memang sedang menggila. Terakhir kali mereka merasakan kekalahan adalah pada 7 Desember tahun lalu saat ditekuk Borussia Mounchengladbach.
Setelahnya, selama sembilan bulan penuh Die Rotten mengarungi 31 laga, dengan mengantongi 30 kemenangan, dan 106 gol -- dengan menang beruntun di 22 laga terakhir.
Rekor gemilang itu membuahkan tiga trofi juara: Bundesliga, DFB Pokal, dan Liga Champions. Ada satu lagi trofi menunggu untuk menyempurnakan keperkasaan mereka: Piala Super UEFA kontra juara Liga Europa, Sevilla di Stadion Puskas, Budapest, Hongaria, Jumat (25/9) dini hari nanti.
Tentu saja, dengan rekor dahsyat seperti demikian, skuat asuhan Hansi Flick ini difavoritkan untuk laga final super ini. Terlebih, Bayern memulai langkah di Bundesliga musim ini dengan sebuah ledakan raksasa, yakni menggulung Schalke 8-0 (19/9) lalu.
Live on
SCTV
Jumat (25/9) Pukul 02.00 WIB
================
Jangan lupa, skor delapan gol itu tercipta hanya 35 hari setelah di perempatfinal Liga Champions lalu, Die Rotten mempermalukan Barcelona dengan gelontoran gol serupa: 8-2.
Tapi calon lawan mereka kini, Sevilla, punya jam terbang lebih tinggi di ajang final Piala Super UEFA.
Dalam enam musim terakhir, Los Nervionenses tampil empat kali di final piala super ini, kendati mereka selalu kalah di tiga laga final terakhir.
Skuat asuhan Julen Lopetegui ini dikenal sebagai jagoan di Liga Europa. Kemenangan 3-2 atas Inter Milan pada final lalu menjadi trofi keenam mereka dalam 15 tahun terakhir.
Sebelum menggebuk Inter di final , Los Nervionenses berturut-turut menyingkirkan AS Roma, Wolverhampton Wanderers, dan Manchester United.
Namun, melawan Bayern di final super ini pasti akan menjadi ujian yang sangat berat. Terlebih, mereka telah kehilangan dua pilar utamanya musim ini. Sergio Reguilon kembali ke Real Madrid, dan kemudian dilego ke Tottenham Hotspur akhir pekan lalu. Sedang Ever Banega, sang jenderal di lapangan tengah, hengkang ke klub di Arab Saudi, Al–Shabab.
Pelatih Lopetegui bakal menguji rekrutan anyarnya, Ivan Rakitic di laga ini. Ini akan jadi debut comeback sang gelandang untuk Sevilla setelah meninggalkan klub tersebut enam tahun lalu.
Di lini depan, Lopetegui akan mengandalkan Luuk de Jong yang cetak dua gol ke gawang Inter Milan. Ia kemungkinan didampingi Lucas Ocampos, dan Suso.
Di kubu Bayern, ancaman datang dari berbagai lini. Namun tentu saja sumber ancaman utama akan datang dari sang striker, Robert Lewandowski. Striker asal Polandia ini jadi alasan utama menggilanya Bayern. Lewy, panggilannya, hanya gagal menyumbang gol di empat laga dari 31 pertandingan Bayern, yang tanpa kekalahan. Dia menyumbangkan 27 gol, di atas 25 persen, dari 106 gol Die Rotten tahun ini.
Lewandowski total menjaringkan 55 gol di berbagai kompetisi musim lalu. Rekor yang sulit dikejar oleh siapa pun di Liga top Eropa.
Sang bomber sepertinya sudah ancang-ancang untuk duel final super ini. Di laga terakhirnya, Lewy menyumbang satu gol, dan dua assists saat Bayern melindas Schalke 8-0.
Jika mesin sang bomber benar-benar sudah panas, maka Kiper Sevilla, Bono, dan barisan lini belakang Sevilla benar-benar harus ekstra waspada hari nanti. Jika lengah sedikit maka duel final itu akan berbalik jadi mimpi buruk bagi mereka. (Tribunnews/den)
Final UEFA Super Cup
Puskas Arena, Budapest
Jumat (25/9) dini hari
Bayern Muenchen 4-2-3-1
Neuer; Pavard, Sule, Boateng, Davies; Kimmich, Goretzka; Gnabry, Muller, Coman; Lewandowski
Sevilla 4-3-3
Bono; Navas, Kounde, Carlos, Escudero; Rakitic, Gudelj, Fernando; Suso, De Jong, Ocampos
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/para-pemain-bayern-muenchen-angkat-tropi-liga-champions.jpg)