Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Terkini Internasional

Sejarah Konflik Korea Utara dan Korea Selatan, 2 'Bersaudara' Terlibat Pertikaian Panjang

Konflik dua negara semakin memanas setelah gedung unifikasi Korea Selatan dihancurkan pihak Korea Utara.

Editor: Rhendi Umar
Istimewa.
Presiden Korea Selatan dan Pemimpin Korea Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Korea Selatan dan Korea Utara adalah Negara yang sering berkonflik.

Padahal mereka adalah negara yang bersaudara.

Bahkan akhir-akhir ini, konflik dua negara semakin memanas setelah gedung unifikasi Korea Selatan dihancurkan pihak Korea Utara.

Segala cara telah dilakukan untuk membuka kembali perdamaian antara Korea Selatan dan Korea Utara.

Tapi belum berhasil.

Lantas, mengapa Korea Utara dan Korea Selatan bermusuhan?

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. (KCNA VIA KNS)

Penyebab perang Korea Utara dan Korea Selatan 

Melansir History, perang Korea Utara dan Korea Selatan dimulai pada 25 Juni 1950.

Pada waktu itu, 75.000 tentara Korea Utara melintasi paralel ke-38, batas antara Republik Rakyat Demokratik Korea yang didukung Soviet di sebelah utara dan Republik Korea yang pro-Barat di Selatan. 

Invasi ini adalah aksi militer pertama di era Perang Dingin.

Kemudian, pada Juli 1950, pasukan Amerika Serikat (AS) memasuki perang atas nama Korea Selatan dan menyebutnya perang melawan kekuatan komunisme internasional. 

Setelah beberapa kali pertempuran di paralel ke-38, korban jiwa yang jatuh semakin meningkat tanpa ada hasil yang diharapkan.

Para pejabat AS dengan cemas kemudian menyusun semacam gencatan senjata dengan Korea Utara.

AS khawatir, jika peperangan ini akan menjadi perang yang lebih luas dan melibatkan Rusia serta China, atau bahkan menjadi Perang Dunia III.

Akhirnya, pada Juli 1953, Perang Korea berakhir.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved