Kasus Mutilasi
Motif Terselebung Pasangan Kumpul Kebo Mutilasi Manajer HRD Rinaldi Terungkap, Ahli Bongkar Modusnya
Terungkap motif terselebung dua pelaku mutilasi LAS dan DAF kepada manajer HRD Rinaldi Harley Wismanu di apartemen Kalibata City.
Fakta keempat kata Calvijn, adalah bahwa jenasah korban sudah lima hari di dalam kamar apartemen Pasar Baru Mansion, sejak korban dibunuh 9 September.
"Tiga hari, mulai tanggal 9 sampai 11 September, jenasah dibiarkan begitu saja di kamar mandi apartemen. Lalu dua hari berikutnya pada 12 dan 13 September, dilakukan mutilasi atas jenasah korban," katanya.
"Fakta kelima, terungkap bahwa setelah dimutilasi, ada dua tahap pengiriman jenasah mutilasi, ke Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, dengan dua koper dan satu ransel. Koper pertama dan satu ransel adalah milik pelaku.
"Sementara satu koper lagi dibeli pelaku untuk membawa potongan jenasah korban yang tersisa karena tidak muat di koper dan ransel sebelumnya," katanya.
Sementara fakta ke enam atau yang terakhir, kata Calvijn, bahwa saat penangkapan kedua pelaku oleh polisi pada 16 September sore,
di rumah kontrakan mereka di Perumahan Permata Cimanggis, Tapos, Depok, diketahui kedua pelaku sudah merencanakan dan mengubur jenasah mutilasi korban di belakang rumah kontrakan mereka pada 17 September.
"Dari semua rangkaian ini terlihat begitu rapi, dan dipersiapkan secara matang, mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai pembersihan lokasi," katanya.
Sebelumnya Calvijn mengatakan ada 4 TKP besar dalam kasus ini.
"Pertama adalah TKP perencanaan dilakukan di rumah kos-kosan kedua tersangka, di Depok. Di sana mereka merencanakan untuk menguasai harta korban hingga mengeksekusinya," kata Calvijn, Jumat (18/9/2020).
TKP kedua katanya adalah lokasi pelaksanaan atau eksekusi yakni di Apartemen Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat.
"Lalu TKP 3 dan TKP 4 adalah lokasi paska pelaksanaan. Yakni di Apartemen Kalibata City, tempat packaging atau penempatan sementara jenasah korban yang dimutilasi dan keempat di rumah kontrakan yang mereka sewa di Perumahan Permata Cimanggis, Depok, untuk mengubur jenasah korban yang sudah dimutilasi," katanya.
(Budi Sam Law Malau)
Tautan:
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul TERUNGKAP Motif Pelaku Mutilasi Manajer HRD Bukan Karena Emosi dan Dendam, Ini Faktanya,