Penemuan Bayi
Masih Ingat Bayi yang Ditemukan di Lansot, Embuskan Nafas Terakhir, Warga Berikan Nama Ini
Masih ingat dengan bayi yang dibuang di belakang rumah salah satu warga di Desa Lansot, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel)
Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Masih ingat dengan bayi yang dibuang di belakang rumah salah satu warga di Desa Lansot, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
Bayi berjenis kelamin laki-laki dengan bobot sekitar itu kilogram dan panjang 30 sentimeter itu akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (17/9/2020).
Informasi yang dihimpun www.tribunmanado.co.id, bayi malang itu sempat dirawat beberapa jam di RSUD Kalooran Amurang. Sebelumnya mendapat perawatan di puskesmas setempat.
Ibadah pemakaman berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Lansot. Kabarnya oleh masyarakat Desa Lansot, sang bayi diberi nama Putera Tareran Lansot.
• BREAKING NEWS: Warga Desa Lansot Dihebohkan Dengan Penemuan Bayi Laki-Laki
• Bawaslu Minsel: ASN Angkat Tangan Acungkan Simbol Politik, Kena Sanksi
• Hasjrat Toyota Targetkan Jual 6 Unit All New Corolla Cross per Bulan di Sulut

Seperti diberitakan, Dave Ratag, warga Desa Lansot adalah lertama kali yang menemukan bayi laki-laki pada Rabu (16/09/2020) pagi.
Posisi bayi itu ditemukan di belakang rumah Keluarga Ratag Karundeng. Dave Ratag mengatakan saat dirinya terbangun mendengar suara tangisan bayi dibelakang rumahnya.
Ia kemudian menuju ke belakang rumahnya dan melihat bayi yang masih hidup diletakkan di atas tanah diantara rumputan.
Karena merasa takut, saksi bersama istrinya kemudian memberitahukan kepada temannya bernama Yus Oroh dan Nova Lendeng.
Bayi tersebut kemudian diangkat dan langsung dibawa ke Puskesmas Tareran, selanjutnya dilaporkan kepada pihak Pemerintah Desa dan Polsek Tareran.
• Sambut WCD 2020, Core Tim Regional Bolsel Angkut Puluhan Sampah Plastik dari Pasar Soguo
• Peringati HUT ke-65 Lalu Lintas Bhayangkara, Polres Boltim Gelar Donor Darah
Kapolsek Tareran Ipda Betsy Lumi saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. Menurut dia saat ini pihaknya sementara mendalami siapa pelaku yang membuang bayi malang itu.
"Kami akan mencari tahu motifnya dan siapa orang tua dari bayi tersebut," kata dia.
Pelaku yang membuang bayi dinilainya tidak memiliki rasa kemanusiaan. Dia berharap kejadian ini tak akan terulang lagi.
• Wanita Cantik Staf di KPU Sulut Ini Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih di Pilkada
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO: