Breaking News:

Kebakaran Gedung Kejagung

Komitmen Polri & Kejaksaan: Usut Tuntas Siapa Pun yang Terlibat Kasus Kebakaran Gedung Kejagung

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Fadil Zumhana mengatakan, Kejagung mendukung penuh pengungkapan kasus ini.

Editor: Rizali Posumah
(Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Gedung Kejaksaan Agung di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, tampak ludes usai dilalap si jago merah, Minggu (23/8/2020). Hampir keseluruhan bangunan Kantor Kejagung hangus akibat kebakaran yang terjadi pada Sabtu (22/8/2020) malam hingga Minggu pagi. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua lembaga penegak hukum Indonesia, yakni Polri dan Kejaksaan Agung komitmen untuk memproses siapa pun yang terlibat dalam kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2020).

“Sepakat untuk bersama-sama mengusut tuntas dan kami sudah berkomitmen sepakat untuk tidak ragu-ragu dalam memproses siapa pun yang terlibat,” kata.

VIRAL Video Emak-emak Gunting Bendera Merah Putih di Depan Anak-anak, Disarankan Guru Les Anak

Nasib Wanita yang Gunting Bendera Merah Putih, Terancam 5 Tahun Penjara & Denda Rp 500 Juta

Tiga Kecamatan yang Kantongi Jumlah Kasus Covid-19 Tertinggi di Minut

Listyo mengatakan, kedua lembaga penegak hukum itu juga akan transparan dalam mengusut kasus tersebut.

Maka dari itu, ia berharap agar tidak ada lagi polemik menyangkut kasus itu.

Kejaksaan Agung pun mengapresiasi kinerja aparat kepolisian dalam mengusut kasus tersebut.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Fadil Zumhana mengatakan, Kejagung mendukung penuh pengungkapan kasus ini.

Pihaknya turut berusaha dan mendukung aparat kepolisian sejak awal peristiwa tersebut terjadi.

“Pada prinsipnya, pimpinan Kejagung mendukung penuh pengungkapan peristiwa pidana ini dan ini kami lakukan bersama-sama sejak awal terbentuknya posko bersama,” ucap Fadil di kesempatan yang sama.

Dalam kasus ini, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebanyak enam kali, prarekonstruksi, mengamankan kamera CCTV, mengambil sampel seperti abu dan potongan kayu sisa kebakaran, serta memeriksa 131 orang saksi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved