Update Virus Corona Bolmong
Bupati Yasti Imbau Waspada Happy Hypoxia
Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow menyentil soal Happy Hypoxia dalam sambutannya pada pencanangan Gerakan Bagi Masker (Gebrak)
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow menyentil
soal Happy Hypoxia dalam sambutannya pada pencanangan Gerakan Bagi Masker (Gebrak), di kantor Pemkab Bolmong, Rabu (16/9/2020).
Menurutnya Happy Hypoxia adalah salah satu gejala Covid 19 yang tengah marak di Indonesia.
"Itu adalah kondisi kekurangan asupan oksigen," katanya.
Adanya gejala yang mengerikan itu, ujar dia, mustinya menyadarkan warga agar tidak memandang remeh Covid-19.
• Kapolda Tekankan Pentingnya Komitmen Bersama dan Netralitas Penyelenggara Pilkada
• Tingkatkan Sinergitas, Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi dan Brimob Polda Sulut Ibadah Bersama
• Pemkot Manado Ikut Kegiatan Penanganan Covid-19 Bersama KPK Melalui Video Zoom
Warga dimintanya menerapkan protokol Covid 19. "Pakai masker, cuci tangan
dan jaga jarak," katanya.
Emak - emak akan jadi ujung tombak gerakan bersama memakai masker (Gebrak Masker) di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).
Power of emak - emak diharapkan membawa kesadaran bagi masyarakat untuk tidak abai menggunakan masker.
• Sambangi Kantor Sinode GMIM, JGE-VBB Didoakan Pdt Hein Arina
• Nakhodai DPD II Golkar Boltim, Rolia Mamonto All Out Menangkan CEP-SSL dan ARSL-UKP
"Kalau ibu ibu yang bagi masker hasilnya akan lebih baik," kata Bupati Bolmong Yasti Soepredjo
Mokoagow saat mencanangkan kegiatan Gerakan Bersama Memakai Masker (Gebrak Masker) Rabu, (16/9/2020) di kantor Bupati Bolmong.
Dalam acara itu, Yasti menyerahkan masker kepada ketua tim penggerak PKK Kabupaten Bolmong Lesly Lanny Kaligis.
Seterusnya Lesly cs akan membagikan masker tersebut pada warga.
Yasti mengatakan, gebrak masker merupakan amanah Presiden Republik Indonesia melalui kementerian dalam negeri kepada tim penggerak PKK, dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
• Lomba Kolintang HUT ke-56 Sulut, Wagub: Tanpa Budaya Ibarat Kapal Tanpa Kompas
“Gebrak Masker tahun 2020 ini amanah Presiden kepada Tim penggerak PKK, karena PKK dinilai mempunyai peran penting melalui jejaringnya hingga di tingkat Desa, serta berpotensi menjadi penggerak roda pembangunan, pendidikan, kesehatan dan bidang penting lainnya,” kata Yasti.
Yasti menjelaskan, gerakan pembagian masker tersebut, sudah dilaksanakan di awal Pandemi Covid-19 melalui Dinas kesehatan dan Dinas Koperasi dan UKM, namun masuki tatanan baru atau new normal ini, tingkat kepatuhan masyarakat memakai masker mulai menurun, dan itu adalah prinsip yang salah.
“Saya berharap, seluruh kader PKK dari tingkat kabupaten sampai tingkat Desa, untuk mengedukasi sekaligus menyadarkan masyarakat akan pentingnya memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, yaitu menjaga jarak, sering mencuci tangan dan menghindari kerumunan,” pungkasnya. (art)
• Indra Bekti Hadiri Donor Darah yang Digelar PMI Kota Manado, Peringati HUT ke-75
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bupati-bolmong-yasti-soepredjo-mokoagow-dalam-kegiatan-gebrak-masker.jpg)