Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sains

Tikus Mutan Berubah Mengejutkan Setelah Kembali dari Luar Angkasa, Tubuh Lebih Kekar & Besar Berotot

Tubuh tikus mutan ini tampak lebih kekar seperti binaragawan setelah kembali dari luar angkasa.

Editor: Frandi Piring
Twitter
Foto Tikus Mutan. 

Sementara tikus yang tidak mendapatkan obat, kehilangan massa otot dan tulang hingga 18 persen.

Meski jadi solusi bagi perjalanan luar angkasa, perlu banyak tahapan lagi yang harus dilakukan

sebelum mengujinya pada manusia tanpa efek samping yang serius.

Dr Se-Jin Lee dari Jackson Laboratory di University of Connecticut School of Medicine yang merupakan pemimpin tim peneliti

menyebut langkah selanjutnya adalah mengirim lebih banyak lagi tikus ke luar angkasa dengan durasi lebih lama lagi.

Melansir Science Alert, percobaan pada tikus ini pun dapat menjadi alternatif untuk mengurangi efek perjalanan luar angkasa dalam jangka panjang.

Sebab, mikrogravitasi memiliki efek buruk bagi manusia di Bumi.

Bagi astronot yang kembali setelah berbulan-bulan di luar angkasa memerlukan waktu sekitar dua jam sehari untuk memulihkan kepadatan otot mereka.

Tubuh tikus mutan ini tampak lebih kekar seperti binaragawan.
Tubuh tikus mutan ini tampak lebih kekar seperti binaragawan. ((SHUTTERSHOCK/Carlos Aranguiz)

Sedangkan untuk memulihkan kepadatan tulang, mereka membutuhkan waktu setidaknya bertahun-tahun.

Tampaknya, sekarang tikus mutan yang direkayasa secara genetik tersebut dapat membawa lebih dekat

pada solusi hilangnya massa otot para astronot seusai melakukan misi panjang yang jauh dari Bumi.

Mighty Mice, demikian para ilmuwan ini menyebut tikus yang telah mengalami rekayasa genetika,

menghabiskan 33 hari di ISS dan mempertahankan kepadatan otot serta tulang secara signifikan, lebih banyak dari tikus biasa.

Temuan yang ditulis dalam makalah yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences itu memiliki implikasi

strategis untuk terapeutik dalam mencegah kehilangan otot dan tulang pada astronot dalam perjalanan luar angkasa.

Tapi tak hanya itu saja, temuan bahkan bisa membantu mengembangkan pengobatan baru untuk penyakit seperti osteoporosis,

kerusakan jaringan tulang secara bertahap, dan atrofi otot tulang belakang.

(Kompas.com)

Tautan: https://www.kompas.com/sains/read/2020/09/11/073100323/mengejutkan-tikus-mutan-bertubuh-seperti-binaragawan-pulang-dari-luar?page=all#page2

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved