Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pandemi Virus Corona

Saat Menangani COVID-19, Pejabat Australia Juga Menghadapi Kepentingan Politik

Perbedaaan kebijakan tampak jelas di pusat dan daerah, seperti dialami negara bagian Victoria yang sedang menghadapi pandemi gelombang kedua.

Editor: Rizali Posumah
SHUTTERSTOCK/Polina Tomtosova
Ilustrasi mutasi virus corona baru. Virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19. 

Tidak ada pilihan mudah yang tersedia saat ini.

Premier Annastacia dari Queensland menggemakan pendekatan terbaik yang menurutnya harus terjadi.

"Saya berhadap Perdana Menteri akan bekerjasama secara kooperatif dengan semua orang di seluruh negeri."

"Perpecahan, pertikaian dan intimidasi, dan bullying merupakan yang terburuk yang saya rasakan selama hidup saya," kata Annastacia.

Oleh karena itu, bila para pemimpin di manapun kemudian menambahkan masalah politik dalam kemelut yang sudah ada sekarang ini, kemungkinan dampaknya bagi masyarakat luas akan lebih dalam lagi.

Kerjasama antar para politisi di manapun tampaknya semakin diperlukan.

Imbauan yang tidak mudah dilaksanakan, namun tanpa kerjasama, rasanya susah untuk menang melawan virus yang tidak nampak ini.

Via Vallen Komentari Video Pernikahan Nella Kharisma & Dory Harsa, Langsung Dicecar Netizen

Hasil Kualifikasi MotoGP San Marino 2020: Yamaha Tempati 4 Posisi Terdepan, Strategi Vinales Jitu

Penjelasan Kemenaker Sol Pencairan Subsidi Gaji Tahap III

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pejabat Australia Juga Menghadapi Kepentingan Politik Saat Menangani COVID-19.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved