Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bupati Halmahera Timur Meninggal

Jatuh Saat Orasi Seusai Daftar Pilkada di KPU, Bupati Halmahera Timur Muhdin Ma’bud Meninggal

Video detik-detik Bupati Petahana Halmahera Timur Muhdin Mabud pingsan saat orasi politik di hadapan pendukungnya beredar lua

Facebook Ir Muhdin Ma’bud
Bupati Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhdin Ma’bud dalam sebuah acara. Hari ini ia meninggal dunia usai mendaftar ke KPU dalam rangka pilkada serentak 2020. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TERNATE - Bupati Halmahera Timur Muhdin Ma’bud meninggal dunia seusai daftar Pilkada di KPU setempat, Jumat (4/9/2020).

Dikutip dari Kompas.com, Muhdin meninggal di RSUD Maba, Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara, sekitar pukul 18.00 WIT.

Video detik-detik Bupati Petahana Kabupaten Halmahera Timur Muhdin Mabud pingsan saat orasi politik di hadapan pendukungnya beredar luas.

Kabag Humas Pemkab Halmahera Timur Yusuf Thalib menjelaskan kronologi meninggalnya calon bupati petahana itu.

Batasi Pendamping Paslon, Berikut Denah Ruangan Pendaftaran di KPU Boltim

Awalnya, Muhdin bersama calon Wakil Bupati Anjar Taher mendaftarkan diri ke KPU Halmahera Timur pada pagi hari.

Namun, ada berkas pendaftaran yang kurang. Sehingga, proses pendaftaran molor hingga selesai shalat Jumat.

Setelah merampungkan pendaftaran di KPU, pasangan Muhdin-Anjar kembali ke posko pemenangan di Desa Soagimalaha, Kecamatan Maba. Mereka menemui pendukung yang telah menunggu.

Muhdin pun menyampaikan orasi politik di hadapan pendukungnya.

Tak lama berorasi, Muhdin jatuh pingsan di panggung.

Anjar yang berada di panggung, langsung mengangkat Muhdin.

"Saat orasi itu sekitar 15 menit berjalan, tiba-tiba pingsan dan langsung dilarikan ke rumah sakit," kata Yusuf saat dihubungi Kompas.com, Jumat.

Yusuf mengatakan, Muhdin mendapatkan perawatan selama setengah jam di rumah sakit.

James Kojongian: Senior Golkar Harus Berbesar Hati

Tapi, dokter menyatakan calon petahana itu meninggal.

Saat ditanya penyebab Muhdin meninggal, Yusuf belum mengetahuinya. Ia belum mendapatkan keterangan resmi rumah sakit mengenai penyebab meninggalnya calon petahana itu.

“Ada yang bilang jantung tapi ini kita belum tau karena belum ada keterangan resmi dari dokter. Soal riwayat penyakit juga tidak ada karena beliau ini sehat,” ujarnya.

Menurut Yusuf, calon petahana itu dimakamkan pada Sabtu (5/9/2020).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved