Breaking News
Kamis, 12 Maret 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Teror Bom

Ingat Pasutri WNI Bom Gereja di Filipina 2019? Kini Sosok Nanah Diduga Anak Mereka Melakukannya Lagi

Nanah, wanita yang melakukan bom bunuh diri di Filipina, Senin (24/8/2020). Diduga putri dari pasutri WNI melakukan bom bunuh diri Januari 2019 lalu.

Editor: Frandi Piring
AFP/HO/ISTIMEWA
Bom Bunuh diri di Filipina. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aksi teror bom bunuh diri di Filipina kembali terjadi pada Senin (24/8/2020) lalu, menjadi pemberitaan trending publik hingga saat ini.

Sebuah aksi bom bunuh diri dilakukan di Kota Jolo, Filipina Selatan.   

Jasad pelaku serangan bom bunuh diri telah diamankan aparat keamanan Filipina

Mencuat, seorang perempuan Warga Negara Indonesia (WNI) diduga menjadi pelaku serangan bom bunuh diri tersebut.

Dikabarkan juga, muncul dugaan bahwa sosok wanita WNI dengan identitas bernama Nanah merupakan putri dari pasutri asal Indonesia yang melakukan bom bunuh diri di Gereja Katolik di Filipina tahun 2019 lalu.

Tentara Filipina mengevakuasi korban bom bunuh diri di Jolo.
Tentara Filipina mengevakuasi korban bom bunuh diri di Jolo. (ABS-CBN)

Dikutip dari pemberitaan Tribunnews.com, Kepala Staf Angkatan Darat Militer Filipina Letnan Jenderal Cirilito Sobejana mengatakan pelaku bom bunuh diri adalah dua perempuan yang merupakan militan ISIS di Filipina.

Dilansir dari media lokal ABS-CBN News, Cirilio Sobejana, mengatakan perempuan asal Indonesia itu adalah janda dari teroris Norman Lasuca, seorang warga negara Filipina yang meledakkan dirinya di kota Indanan pada juni 2019 dan menewaskan 6 orang.

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Akan Nyamar Jadi Pengantin untuk Bom Gereja, Ini Lokasinya

"Satu lainnya adalah istri warga Filipina Abu Dalha, seorang subleader dari unit Abu Sayyaf," katanya.

Lalu siapa sebenarnya perempuan asal Indonesia yang menjadi pengantin dalam aksi bom bunuh diri di Jolo?

Pada hari ini, Kamis (27/8/2020), Cirilito Sobejana mengungkap identitas dari dua janda teroris ISIS yang melakukan bom bunuh diri pada Senin lalu di Jolo.

Dua ledakan di plaza kota Sulu telah merenggut 15 nyawa dan 78 orang terluka.

Letjen Cirilito Sobejana, mengidentifikasi dua wanita itu dikenal sebagai Nanh (Nanah) dan Indah Nay.

Nanah adalah janda dari Norman Lasuca, warga Filipina pertama yang menjadi pelaku bom bunuh diri.

Norman Lasuca meledakkan dirinya di kota Indanan pada juni 2019 dan menewaskan 6 orang.

Sementara Indah Nay, istri pemimpin unit Abu Sayyaf, Talha Jumsah alias Abu Talha, mantan penghubung (ISIS).

Seorang perempuan berkewarganegaraan Indonesia disebut sebagai seorang pelaku bom bunuh diri di Kota Jolo, Filipina selatan,  Senin (24/08) lalu, yang menewaskan setidaknya 14 orang.
Seorang perempuan berkewarganegaraan Indonesia disebut sebagai seorang pelaku bom bunuh diri di Kota Jolo, Filipina selatan, Senin (24/08) lalu, yang menewaskan setidaknya 14 orang. (kompas.com)

2 Wanita Diduga WNI Lakukan Bom Bunuh Diri di Filipina, KSAD Sobejana: Janda-janda Abu Sayyaf

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved