Breaking News:

OJK

OJK Dorong Pemulihan Ekonomi di Sulut, Realisasi Kredit PEN Tembus Rp 261 Miliar

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong perbankan di Sulawesi Utara memaksimalkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Kepala OJK Sulutgomalut, Slamet Wibowo didampingi Deputi Direktur Pengawasan LJK OJK, Ambrocius Lalopua memberikan keterangan kepada media. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong perbankan di Sulawesi Utara memaksimalkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Kepala OJK Sulutgomalut, Slamet Wibowo mengatakan, Program PEN di bidang keuangan berupa pemberian stimulus dan subsidi bunga kepada debitur perbankan yang terdampak Covid-19.

Selain itu, adanya penempatan dana PEN di bank pelat merah serta Bank Pembangunan Daerah (BPD).

"Kami mengimbau perbankan agar memaksimalkan penyaluran program stimulus, subsidi bunga dan dana PEN," kata Slamet kepada Tribun Manado di Teterusan, Minut, Senin (24/08/2020).

Pilkada Boltim, Arah PPP Menunggu Penetapan SK Partai Pengusung

Politisi Golkar Apresiasi Langkah OD-SK Operasionalkan SMA Kanonang

Slamet bilang, jika penyaluran stimulus, subsidi bunga dan dana PEN dimaksimalkan, tentu efek ekonominya sangat besar bagi masyarakat.

"Program ini bertujuan mengurangi dampak Covid-19 dan menggerakkan lagi sektor ekonomi yang sempat lesu," ujarnya.

Terkait itu, Slamet bilang sejauh ini perbankan dan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) berkomitmen melaksanakan program-program tersebut.

Hal ini tercermin dari angka penyaluran dana PEN melalui bank milik negara (Himbara). Hingga Agustus 2020, total dana PEN yang tersalur dalam bentuk kredit produktif ke masyarakat mencapai Rp 261 miliar.

Bantuan Gaji 600 Ribu Ditunda, Berikut Cara Cek Namamu Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

Masih Ingat Bunga Zainal, Mantan Pacar Raffi Ahmad? Lama Tak Terekspos, Kini Ngamuk di Medsos

Slamet bilang, angka itu bisa bertambah karena perbankan terus didorong memperdalam penetrasi penyaluran PEN. Secara nasional, bank pemerintah diberi jatah menyalurkan dana PEN sebesar Rp 30 triliun.

"Jika disalurkan dalam jumlah besar, tepat sasaran ke sektor produktif tentu dampaknya besar untuk menggerakkan ekonomi di daerah," katanya

Terkait itu, Slamet juga memastikan Bank SulutGo sebagai salah satu di antara tujuh BPR penerima dana PEN juga sudah mulai memasarkan program stimulus tersebut ke masyarakat.

"Harapan kami, BSG sebagai bank daerah memanfaatkan kepercayaan dana PEN ini semaksimal mungkin," katanya.

Di sisi lain, kata Slamet, adanya dana PEN, BSG bisa melakukan ekspansi kredit dan volume penyaluran pembiayaan. "Tentu saja harus ke sektor produktif," ujar Slamet.(ndo)

Ahok Di-bully Publik Gara-gara Pertamina Rugi Rp 11 Triliun, Ini Penyebab Terjadinya Kerugian

Kecelakaan Maut Dua Remaja Melaju Kencang Tabrak Motor Revo, Terpental Beberapa Meter, 3 Orang Tewas

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved