Update Virus Corona Dunia
Menkes Prancis Sebut Virus Corona Rentan Menyebar 4 Kali Lebih Banyak di Bawah Usia 40 Tahun
Angka tersebut muncul untuk pertama kalinya sejak langkah-langkah penguncian yang ketat dikurangi tiga bulan lalu.
Menurutnya, pesta dan pertemuan besar dimana aturan jarak sosial tidak dipedulikan, menjadi sumber utama penularan.
• BMKG Peringatan Dini Cuaca Esktrem 24 Agustus 2020: Hujan, Petir & Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

Dalam banyak kasus, Veran menambahkan, pembawa virus yang lebih muda tidak menunjukkan gejala atau menderita lebih sedikit komplikasi.
Sementara, polisi di Paris bersiap untuk kemungkinan perayaan sepak bola pada Minggu malam.
Hal itu saat Paris St Germain menghadapi Bayern Munich di final Liga Champions.
Para pejabat juga mengatakan, mereka akan mengenakan masker dan mendistribusikan perlengkapan pelindung di situs-situs seperti jalan Champs Elysee.
Eropa alami banyak lonjakan kasus virus corona
'Dinamika Eropa' yang disebut Veran, agaknya benar adanya.
Jumlah kasus virus corona di seluruh Eropa memang meningkat.
Bahkan di beberapa negara, jumlahnya mengalami kenaikan tajam, seperti Perancis dan Spanyol.
Pada Jumat (21/8/2020) kemarin, Prancis mengalami penambahan 4.711 kasus baru dalam 24 jam terakhir.
Angka tersebut merupakan yang tertinggi setelah penguncian diterapkan.
Bahkan angka tersebut menjadi yang tertinggi sejak kasus memuncak pada akhir Maret lalu.
Sedangkan Spanyol terus mengalami peningkatan kasus tertinggi dengan 60,6 per 100.000 orang.

Terbaru, terdapat 3.349 kasus dalam 24 jam terakhir, dengan lebih dari 1.000 kasus terjadi di ibu kota, Madrid.
Dikutip dari Sky News, beberapa negara Eropa lainnya juga mengalami peningkatan lebih dari 70 persen.
Termasuk Kroasia, Slovenia, Malta, Austria, Hongaria dan Yunani.
Menurut catatan, peningkatan tersebut terjadi sejak 10-16 Agustus, dibandingkan dengan minggu sebelumnya.