Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Dunia

Jika Terbukti & Berhasil, Negara Ini Gratiskan Vaksin Covid-19 untuk 25 Juta Warganya

Jika uji klinisnya berhasil, AstraZeneca sepakat akan mengamankan stok pertama untuk Australia, menurut laporan BBC.

Editor:
(Shutterstock)
Ilustrasi vaksin virus corona, vaksin Covid-19 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di tengah penyebaran virus corona yang kian menjadi, kabar baik datang dari Australia.

Menurut informasi yang ada, saat ini Australia telah memastikan soal vaksin Covid-19, gratis utuk warganya. 

Baru-baru ini, dikabarkan Australia mengakui sudah memastikan pemesanan vaksin dan akan menggratiskannya kepada seluruh warga yang ada di sana.

Vaksin yang dimaksud adalah vaksin buatan perusahaan farmasi AstraZeneca dan Universitas Oxford.

Jika uji klinisnya berhasil, AstraZeneca sepakat akan mengamankan stok pertama untuk Australia, menurut laporan BBC. 

Demikian diumumkan Perdana Menteri Australia, Scott Morrison.

Morrison mengatakan kemungkinan Australia akan mewajibkan vaksinasi.

Vaksin Virus Corona sukses dikembangkan Oxford University Inggris dan segera diproduksi sebelum Natal 2020. Foto: Salah satu uji coba vaksin Virus Corona produksi Oxford di Afrika Selatan. Seorang pekerja medis menyuntikkan uji klinis untuk vaksin potensial terhadap Virus Corona Covid-19 di rumah sakit Baragwanath di Soweto, Afrika Selatan, pada 24 Juni 2020.
Vaksin Virus Corona sukses dikembangkan Oxford University Inggris dan segera diproduksi sebelum Natal 2020. Foto: Salah satu uji coba vaksin Virus Corona produksi Oxford di Afrika Selatan. Seorang pekerja medis menyuntikkan uji klinis untuk vaksin potensial terhadap Virus Corona Covid-19 di rumah sakit Baragwanath di Soweto, Afrika Selatan, pada 24 Juni 2020. (SIPHIWE SIBEKO / POOL / AFP via Warta Kota)

Hingga berita ini diturunkan, Australia mencatat 450 kematian akibat Covid-19 dan sebagian besar penularan terjadi di negara bagian Victoria.

Awal bulan ini, Victoria menyatakan kondisi bencana Covid-19 dan mengunci wilayahnya.

Negara kangguru juga memiliki lebih dari 7.000 kasus aktif, meskipun jumlah infeksi baru menurun dalam sepekan terakhir.

Vaksin Oxford atau AstraZeneca adalah satu dari lima kandidat vaksin menjanjikan untuk lanjut ke tahap uji klinis lanjutan.

Bahkan sudah banyak negara-negara di seluruh dunia yang berusaha mengamankan stok.

"Jika vaksin ini terbukti berhasil, kami akan langsung memproduksi dan memasok vaksin dengan cara kami sendiri dan membuatnya gratis untuk 25 juta warga Australia," kata Morrison.

Petugas kesehatan dari layanan tanggap darurat medis membawa Eladio Lopes Brasil (79), yang terinfeksi virus corona baru, dengan tandu yang akan dipindahkan dengan kapal ambulans dari komunitas Portel ke rumah sakit di Breves, di pulau Marajo, negara bagian Para, Brasil, pada 25 Mei 2020. Layanan kapal ambulan memungkinkan pasien COVID-19 yang kritis dipindahkan di daerah yang sangat terpencil yang dikelilingi oleh air di Brasil.
Petugas kesehatan dari layanan tanggap darurat medis membawa Eladio Lopes Brasil (79), yang terinfeksi virus corona baru, dengan tandu yang akan dipindahkan dengan kapal ambulans dari komunitas Portel ke rumah sakit di Breves, di pulau Marajo, negara bagian Para, Brasil, pada 25 Mei 2020. Layanan kapal ambulan memungkinkan pasien COVID-19 yang kritis dipindahkan di daerah yang sangat terpencil yang dikelilingi oleh air di Brasil. ((TARSO SARRAF / AFP))

Kendati demikian, kisaran biaya pengadaan vaksin untuk 25 juta penduduk Australia ini belum ditetapkan.

Secara terpisah, Australia telah menandatangani kesepakatan senilai USD 18 juta atau Rp 265,6 milyar dengan Becton Dickinson, perusahaan farmasi Amerika untuk memasok 100 juta jarum dan alat suntik.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved