Lifestyle
Warga yang Masih Jomblo di Usia 25 di Negara Ini Disiksa oleh Keluarga Sendiri, Sabet Julukan Khusus
Seseorang yang masih jomblo di usia 25, akan menerima 'siksaan' dari keluarga atau teman-temannya.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Tradisi aneh untuk para jomblo atau seseorang tidak memiliki pasangan di Denmark.
Kebiasaan itu menjadi mimpi buruk bagi mereka yang lajang.
Sebuah 'siksaan' akan mereka terima karena berstatus masih jomblo di usia 25 tahun.

Caranya dengan menaburi mereka menggunakan bubuk kayu manis saat mereka berulang tahun.
Ini merupakan tradisi lama yang bermula sejak ratusan tahun lalu tepatnya ketika penjual rempah-rempah tetap melajang karena
mereka sering bepergian.
Ketika itu, para penjual rempah-rempah selalu berkeliling untuk memasarkan produknya.
Sehingga mereka tidak pernah menetap dalam jangka waktu lama di suatu tempat.
Akibatnya, banyak di antara mereka yang tak bisa menjalin hubungan asmara karena waktu yang pendek.
Mereka pun tetap melajang alias jomblo hingga usia kepala 3.
• RAMALAN 12 Zodiak 17 Agustus 2020 bagi yang Punya Pasangan dan Jomblo: Leo Perlu Berhati-hati
Untuk laki-laki kemudian mereka disebut Pebersvends, sementara perempuan disebut Pebermø.

Kondisi itu ternyata lestari dan menjadi tradisi hingga sekarang.
Seseorang yang masih jomblo di usia 25, akan menerima 'siksaan' dari keluarga atau teman-temannya.
Saat berulang tahun, mereka akan diikat di pinggir jalan kemudian ditaburi bubuk kayu manis bersama-sama.
Ada kalanya mereka juga menambahkan telur supaya bubuk kayu manis merekat kuat.
• Belum Temukan Pria yang Buat Ngerasa Ada Getaran, Luna Maya Bersabar Menjomblo 2 Tahun
Tapi jangan khawatir, karena biasanya hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan keamanan.