Rabu, 6 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesaksian Sembuh dari Covid-19,  Novrin: Lebih Berat Melawan Stigma Negatif

Seorang guru di Kota Bitung ini mau berbagai kisah bagaimana dirinya bisa terpapar covid-19 dan akhirnya dinyatakan sembuh.

Tayang:
Editor:
ISTIMEWA
Novrin Puasa yang sembuh dari Covid-19 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG – Angka terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah di seluruh Indonesia, begitu juga dengan di Sulawesi Utara.

Meski begitu, angka kesembuhan pasien terkonfirmasi juga ikut mengalami peningkatan.

Pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bertambah sebanyak 55 orang, Sabtu (15/8/2020).

Total kumulatif angka kesembuhan pasien menjadi 1.876 orang dari sebelumnya 1.821 orang.

Penambahan pasien yang sembuh lebih banyak dari penambahan pasien baru Covid-19.

Ada banyak cerita yang dialami pasien yang terkonfirmasi positif, satu di antaranya adalah Novrin Puasa, yang berbagi kisah secara ekslusif bersama Tribun Manado.

Novrin bercerita, berawal dari sang istri yang merupakan bagian dari tenaga medis di Kota Bitung.

Kebetulan di tempat berkerjanya, merawat pasien positif dan beberapa rekan kerja sang istri juga yang terpapar virus Covid-19.

“Selama beberapa istri merasakan perubahan kondisi tubuh, mulai dari sering kambuh sakit maagnya, tenggorokan yang tidak enak,” kata pria yang memiliki suara merdu ini.

Pria yang akrab disapa Opin ini mengatakan, sang istri kemudian menjalani rapid test dengan hasil non reaktif.

Namun, kondisi tubuh yang terus menurun, membuat istrinya berinisiatif untuk melakukan swab test.

“Dari hasil swab tersebut istri kemudian dinyatakan positif. Jujur secara manusia kami sekeluarga langsung hening saat mendengar kabar tersebut,” kata Opin.

Dikatakannya, dia dan sang istri langsung berpikir di rumah ada anak kecil juga orangtua yang memiliki penyakit bawaan. Begitu sang istri dinyatakan positif, Opin pun langsung menjalani swab test karena merupakan kontak erat.

“Sejak swab test harus menunggu sekitar 10 hari lagi baru diketahui hasilnya seperti apa. Karena saat rapid test, saya juga dinyatakan nonreaktif,” ujar Opin.

10 hari berlalu, hasil test pun keluar dan menyatakan Opin positif Covid-19.

Kaget, juga yang dia rasakan saat mendapatkan informasi tersebut. Karena selama ini dirinya merasa kondisi tubuhnya cukup sehat.

“Berbeda dengan istri, kalau saya awalnya hanya merasa kalau indera penciuaman mulai berasa berkurang, tenggorokan juga tak enak. Tapi yang paling sering adalah rasa lelah seperti tak berkesudahan, padahal tak banyak aktivitas yang dilakukan,” kata Opin.

Hasil pemeriksaan tim medis juga ternyata menyatakan tak hanya Opin yang di rumah itu positif Covid-19.

Total ada delapan orang yang terkonfirmasi positif, sudah termasuk ayah mertuanya.

“Kami sekeluarga langsung melakukan karantina secara mandiri di rumah. Tapi tentu saja setiap hari ada petugas medis yang datang memeriksa dan memastikan kondisi kami,” cerita Opin.

Opin yang saat istrinya terkonfirmasi positif masih melakukan serangkaian aktivitasnya sebagai pengajar, tak segan mengaku kalau dirinya adalah kontak erat.

Ia secara terang-terangan meminta teman-temannya untuk tak berada dekat dengan dirinya, begitu juga dengan keluarga.

Begitu juga ketika dirinya dan keluarga dinyatakan positif. Ada berbagai macam reaksi yang kami terima.

Ya, tidak bisa dipungkiri ada yang mendukung. Menjalani karantian secara mandiri dan tetap dipantau tim medis dari Puskesmas Paceda, Opin dan keluarga juga harus berhadapan dengan stigma negatif dari tetangga.

“Mungkin karena kurangnya sosialisasi dan edukasi, jadi tidak bisa dipungkiri masih ada yang menjauhi keluarga kami. Jadi menurut saya lebih berat sebenarnya melawan stigma negatif di masyarakat dari pada Covid-19 itu sendiri. Tapi saya tak mau berlama-lama memikirkannya dan memilih untuk tetap berpikiran positif,” kata dia.

Selengkapnya bisa menyaksikan kesaksian Novrin di bawah ini:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved