PSBB DKI Jakarta

Anies Baswedan untuk ke 4 Kalinya Perpanjang PSBB, Akan Perketat Kegiatan yang Timbulkan Kerumunan

Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, untuk keempat kalinya perpanjngan PSBB masa transisi hingga 27 Agustus 2020.

Editor: Glendi Manengal
Warta Kota/Joko Supriyanto
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - PSBB di DKI Jakarta kembali diperpanjang.

Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, untuk keempat kalinya perpanjngan PSBB masa transisi hingga 27 Agustus 2020.

Dan menambahkan agar setiap kegiatan perayaan khususnya perlombaan akan ditiadakan di DKI Jakarta.

Buat Kaget Warga, Ternyata Tenaga Medis dan Pasien Corona di Pinggir Jalan Hanya Boneka

JAWABAN SOAL TVRI untuk SMP, Jumat 14 Agustus 2020, Belajar dari Rumah, Hari Pramuka: Perjuangan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Tangkap Layar YouTube Pemprov DKI Jakarta)

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk keempat kalinya kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) Masa Transisi Fase I selama dua pekan hingga 27 Agustus 2020.

Selama periode tersebut, Anies menegaskan Pemprov DKI Jakarta akan memperketat kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan di ruang publik.

Termasuk saat akhir pekan dan momen HUT RI ke-75 pada 17 Agustus mendatang.

"Dengan mempertimbangkan segala kondisi, setelah kami berkonsultasi dengan pakar kesehatan khususnya epidemiolog, dan berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda pada sore tadi."

"Kami memutuskan untuk kembali memperpanjang PSBB Masa Transisi di fase pertama ini untuk keempat kalinya hingga tanggal 27 Agustus 2020."

"Melalui perpanjangan ini, kami bersama aparat Kepolisian dan TNI akan fokus pada penegakan aturan, khususnya penggunaan masker kepada masyarakat," ungkapnya dikutip dari ppid.jakarta.go.id.

Anies menginformasikan setiap aktivitas sosial yang menyebabkan kerumunan akan dihentikan sementara, khususnya Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD).

Adapun pada momen peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang, Anies menetapkan agar setiap kegiatan perayaan khususnya perlombaan akan ditiadakan di DKI Jakarta.

"Seluruh aktivitas sosial bersama yang menyebabkan kerumunan itu akan ditunda. Dan ini artinya, kegiatan Care Free Day kami putuskan untuk ditiadakan, karena Car Free Day ini berpotensi kerumunan."

"Yang kedua, adalah perayaan 17 Agustusan. Menghias kampung, rumah, maupun kantor bisa tetap berjalan. Kalau mau melaksanakan upacara diperbolehkan dengan jumlah yang terbatas."

"Tapi, lomba-lomba yang biasanya dilakukan itu ditiadakan. Karena, lomba-lomba inilah yang menyebabkan kerumunan tanpa terkendali, sedangkan upacara relatif bisa dikendalikan karena jarak antar berdirinya bisa diatur hingga tata caranya," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved