Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Video

VIDEO Warga Rebut Paksa Lalu Mencium Jenazah Covid-19 di Malang

Kantong jenazah dibukan dan dicium. Hal itu dilakukan oleh keluarga jenazah pasien Covid-19.

Editor: Aldi Ponge

TRIBUNMANADO.CO.ID  - Sebuah video warga merebut jenazah Covid-19 viral di media sosial 

Video berdurasi 2 menit 42 detik ini tampak warga berebut jenazah Covid-19 itu terjadi di Kota Malang.

Kantong jenazah dibukan dan dicium. Hal itu dilakukan oleh keluarga jenazah pasien Covid-19.

Hadits Menyebutkan Puasa Sunah Nabi Daud Adalah Puasa yang Paling Disukai Allah

Kenali Obat Vertigo yang Alami, Bahan ke-2 Banyak di Dapur, Bahan Alami ke-5 Bisa Kombinasikan

Keluarga tersebut kemudian diberi pengertian.

Tim tenaga kesehatan akhirnya berhasil meyakinkan keluarga jenazah.

Proses pemulasaraan jenazah hingga pemakamannya akhirnya dilakukan dengan standar protokol kesehatan Covid-19.

Dalam video yang beredar, terlihat tenaga kesehatan berusaha memberikan penjelasan tentang kondisi jenazah berstatus probable tersebut.

Tak hanya tim medis, ada juga sejumlah anggota polisi dan TNI.

Namun, seseorang tetap memaksa membuka keranda yang berisi jenazah tersebut.

Seseorang itu juga membuka kantong dan bungkus jenazah dan menciuminya.

Kemudian jenazah di atas keranda itu dibawa.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, upaya perebutan jenazah Covid-19 dari tangan tenaga kesehatan itu terjadi di Rumah Sakit Tentara (RST) Soepraoen Kota Malang pada Sabtu (8/8/2020).

Namun, upaya perebutan jenazah itu tidak berlanjut setelah pihak keluarga diberikan pemahaman.

Proses pemulasaraan jenazah hingga pemakamannya dilakukan dengan standar protokol Covid-19.

"Kemarin sempat memang ada penolakan dari pihak keluarga, namun di RST Soepraoen karena yang bersangkutan adalah tokoh agama.

Sumber: TribunNewsmaker
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved