Viral Medsos
Masih Ingat Kisah Nelayan Indonesia yang Nikah dengan Bule Prancis? Begini Kabarnya Sekarang
Masih ingat kisah cinta seorang nelayan dengan seorang bule, diketahui pria tersebut asal Minang.
Clem menjelaskan dirinya menyukai untuk belajar tentang bahasa.
Adapun bukti kecintaan Clem terhadap Indonesia, terlihat di tangan kirinya ada tato pesawat terbang, dan peta Indonesia.
"Tato peta Indonesia ini karena saya cinta dengan Indonesia," kata Clem saat ditemui TribunPadang.com di rumahnya di Bungus Teluk Kabung Utara, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Senin (22/7/2019).
Gambar pesawat di tangannya berawal dari kesukaannya bepergian hingga akhirnya jatuh cinta dengan Indonesia.
"Tato peta Indonesia ini karena saya cinta dengan Indonesia," kata Clem saat ditemui TribunPadang.com di rumahnya di Bungus Teluk Kabung Utara, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Senin (22/7/2019).
Gambar pesawat di tangannya berawal dari kesukaannya bepergian hingga akhirnya jatuh cinta dengan Indonesia.
"Pesawat pertama, karena saya suka jalan-jalan dan saya dari kecil sudah naik pesawat," kata Clem.
Tato peta Indonesia tersebut karena Indonesia sudah ia anggap sebagai negara sendiri dari hatinya.
"Saya sangat cinta Indonesia," kata Clem mengulangi.
Karena ia sering datang ke Indonesia dan Kota Padang, ia menjadi sudah terbiasa bertemu dan berada di antara masyarakat yang ada di Indonesia.
"Di sini orangnya ramah, budayanya banyak. Sedangkan di Perancis budayanya hanya satu," ujar Clem.
Clem melihat Indonesia ini penuh keberagaman.
Dalam satu kota ia dapat melihat satu budaya, satu bahasa daerah, dan satu adat.
Danil dan Clem kini sedang berbahagia
"Tato peta Indonesia ini karena saya cinta dengan Indonesia," kata Clem saat ditemui TribunPadang.com di rumahnya di Bungus Teluk Kabung Utara, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Senin (22/7/2019).
Gambar pesawat di tangannya berawal dari kesukaannya bepergian hingga akhirnya jatuh cinta dengan Indonesia.
"Pesawat pertama, karena saya suka jalan-jalan dan saya dari kecil sudah naik pesawat," kata Clem.
Tato peta Indonesia tersebut karena Indonesia sudah ia anggap sebagai negara sendiri dari hatinya.
"Saya sangat cinta Indonesia," kata Clem mengulangi.
Karena ia sering datang ke Indonesia dan Kota Padang, ia menjadi sudah terbiasa bertemu dan berada di antara masyarakat yang ada di Indonesia.
"Di sini orangnya ramah, budayanya banyak. Sedangkan di Perancis budayanya hanya satu," ujar Clem.
Clem melihat Indonesia ini penuh keberagaman.
Dalam satu kota ia dapat melihat satu budaya, satu bahasa daerah, dan satu adat.
Danil dan Clem kini sedang berbahagia. (*)
• Pastikan Pelayanan Masyarakat, AP I Bandara Samrat Gelar Swab Test bagi Karyawan Operasional
• Pengurus Panti-panti Doakan DDS Community Setiap Kunjungan Parade Amal
Artikel Ini Sudah Tayang di Tribun Style dengan Judul Nelayan Minang Dapat Istri Bule Perancis, Kini Hidupnya Berubah, Tinggal di Perancis dan Jadi Chef
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/danil-dan-clem-9.jpg)