Minggu, 31 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Viral Medsos

Masih Ingat Kisah Nelayan Indonesia yang Nikah dengan Bule Prancis? Begini Kabarnya Sekarang

Masih ingat kisah cinta seorang nelayan dengan seorang bule, diketahui pria tersebut asal Minang.

Tayang:
Editor: Glendi Manengal
Kolase Instagram.com/danil_gustian_c
Danil dan Clem 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih ingat kisah cinta seorang nelayan dengan  seorang bule.

Diketahui pria tersebut asal Minang.

Jatuh cinta dengan seorang bule Prancis, begini kabar mereka sekarang.

Pasutri Juga Jadi Korban Kecelakaan di Tol Cipali, Niat Hadiri Hajatan Setelah 7 Bulan Tak Pulang

Nelayan Minang dapat istri bule Perancis. (Instagram @danil_gustian_c)
Nelayan Minang dapat istri bule Perancis. (Instagram @danil_gustian_c) (Instagram @danil_gustian_c)

Pada bulan Juli 2019, viral kisah cinta antara pria nelayan asal Minang dengan seorang bule asal Perancis.

Danil Gustian, asal Padang, Sumatera Barat, sukses meluluhkan hati Clementine, bule asal Perancis.

Keduanya menikah pada tahun 2019 dalam sebuah pesta uang dihelat di Cindakir Rt 1/ Rw 3, Teluk Kabung Utara, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumbar.

Dalam akun Instagram milik Danil, @danil_gustian_c, Clem menuliskan kisah cinta romantis mereka berdua.

Clem mengaku sudah menemukan cinta sejatinya dalam diri Danil.

PERLIHATKAN TATO - Clem, perempuan asal Perancis yang dipersunting pria asal Minang, saat memperlihatkan tato peta Indonesia di tangannya, hal tersebut sebagai tanda rasa cintanya terhadap Indonesia, Senin (22/7/2019).
PERLIHATKAN TATO - Clem, perempuan asal Perancis yang dipersunting pria asal Minang, saat memperlihatkan tato peta Indonesia di tangannya, hal tersebut sebagai tanda rasa cintanya terhadap Indonesia, Senin (22/7/2019). ()

Berikut tulisan lengkap Clem yang diberi judul Cinta dari Jarak 10.675 kilometer, Clementine & Danil:
Cinta dari jarak 10.675 kilometer.

"Clementine & Danil

Halo, kami pasangan campuran Perancis-Indonesia.

Saya Clementine ,19 tahun, mahasiswi dan Danil 23 tahun, nelayan.

Kami berkeinginan untuk menyelenggarakan pernikahan kami sendiri, dengan tidak bergantung pada orang tua kami.

Meskipun usia kami masih muda dan pendapatan kami masih rendah, kami ingin menunjukkan kepada keluarga kami bahwa kami mampu melakukannya, dengan bertanggung jawab dan mandiri.

Tetapi untuk melakukan itu, kami membutuhkan bantuan teman-teman untuk memberi kami dukungan finansial.

Kami ingin menyelenggarakan pernikahan dengan adat Minang pada bulan Agustus 2019 di Padang, Sumatera Barat, di mana kedua belah pihak keluarga akan bersatu di hari itu.

Pernikahan kami adalah sebuah perencanaan yang matang dan wujud dari cinta dan kasih di antara kami berdua.

Pertemuan kami adalah sebuah wujud cinta pada pandangan pertama, terjadi di salah satu perjalananku selama di Indonesia.

Takdir telah mempertemukan kami untuk menjalin kasih dan hidup bersama.

Akhirnya kutemukan belahan jiwaku. kami saling bertemu, meskipun jarak sejauh 10.675 km memisahkan kami berdua, termasuk perbedaan budaya.

Bantuan teman-teman semua sangat berarti bagi kami karena berkat teman-teman, kami akan mampu membuktikan kuatnya cinta kami yang suci.

Kami akan sangat bersyukur jika teman-teman memutuskan untuk membantu kami. "jarak bukanlah halangan, melainkan sebuah pengingat terindah akan kekuatan cinta sejati."

Kini setahun sudah keduanya membina pernikahan, kehidupan Danil berubah total.

Sebelumnya ia bekerja sebagai nelayan dan pemandu wisata di kampung halaman.

Namun setelah menikah dengan Clem, Danil dan istrinya menetap di Perancis.

Keluarga Clem menerima baik kehadiran Danil sebagai anggota baru keluarga mereka.

Bahkan Danil dibelikan tiket dan diurus semua keperluannya agar bisa tinggal di Perancis bersama Clem.

Kini pasangan ini menetap di kota Les Sables D'olonne, Perancis.

Danil juga telah beralih profesi.

Semenjak tinggal di Perancis, ia menjadi seorang chef tetap di sebuah restoran besar.

Melalui Instagram, Danil kerap mengunggah foto kebersamaannya dengan Clem.

Berikut beberapa di antaranya:

1.

Danil dan Clem
Danil dan Clem (Instagram)

2.

Danil dan Clem
Danil dan Clem (Instagram)

3.

Danil dan Clem
Danil dan Clem (Instagram)

4.

Danil dan Clem
Danil dan Clem (Instagram)

5.

Danil dan Clem
Danil dan Clem (Instagram)

6.

Danil dan Clem 6
Danil dan Clem 6 (Instagram)

7.

Danil dan Clem
Danil dan Clem (Instagram)

Awal Kisah Cinta

Bagaimana kisah asmara Danil dan Clem bermula hingga pria minang asal Padang dan bule asal Prancis itu memutuskan menyatukan cinta mereka di pelaminan?

Kepada TribunPadang.com, Clem menuturkan tumbuhnya benih cinta diantara mereka tidak terlepas dari kebiasaannya berkunjung ke pulau yang ada di Sumatera Barat.

Memiliki hobi travelling, Clem tidak sekali dua kali mendatangi Indonesia.

Dirinya begitu mencintai Indonesia.

Bahkan dia sengaja membuat tato peta Indonesia di tangan kirinya.

Clem menjelaskan dirinya menyukai untuk belajar tentang bahasa.

Adapun bukti kecintaan Clem terhadap Indonesia, terlihat di tangan kirinya ada tato pesawat terbang, dan peta Indonesia.

"Tato peta Indonesia ini karena saya cinta dengan Indonesia," kata Clem saat ditemui TribunPadang.com di rumahnya di Bungus Teluk Kabung Utara, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Senin (22/7/2019).

Gambar pesawat di tangannya berawal dari kesukaannya bepergian hingga akhirnya jatuh cinta dengan Indonesia.

"Tato peta Indonesia ini karena saya cinta dengan Indonesia," kata Clem saat ditemui TribunPadang.com di rumahnya di Bungus Teluk Kabung Utara, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Senin (22/7/2019).

Gambar pesawat di tangannya berawal dari kesukaannya bepergian hingga akhirnya jatuh cinta dengan Indonesia.

"Pesawat pertama, karena saya suka jalan-jalan dan saya dari kecil sudah naik pesawat," kata Clem.

Tato peta Indonesia tersebut karena Indonesia sudah ia anggap sebagai negara sendiri dari hatinya.

"Saya sangat cinta Indonesia," kata Clem mengulangi.

Karena ia sering datang ke Indonesia dan Kota Padang, ia menjadi sudah terbiasa bertemu dan berada di antara masyarakat yang ada di Indonesia.

"Di sini orangnya ramah, budayanya banyak. Sedangkan di Perancis budayanya hanya satu," ujar Clem.

Clem melihat Indonesia ini penuh keberagaman.

Dalam satu kota ia dapat melihat satu budaya, satu bahasa daerah, dan satu adat.

Danil dan Clem
Danil dan Clem (Instagram)

Danil dan Clem kini sedang berbahagia

"Tato peta Indonesia ini karena saya cinta dengan Indonesia," kata Clem saat ditemui TribunPadang.com di rumahnya di Bungus Teluk Kabung Utara, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Senin (22/7/2019).

Gambar pesawat di tangannya berawal dari kesukaannya bepergian hingga akhirnya jatuh cinta dengan Indonesia.

"Pesawat pertama, karena saya suka jalan-jalan dan saya dari kecil sudah naik pesawat," kata Clem.

Tato peta Indonesia tersebut karena Indonesia sudah ia anggap sebagai negara sendiri dari hatinya.

"Saya sangat cinta Indonesia," kata Clem mengulangi.

Karena ia sering datang ke Indonesia dan Kota Padang, ia menjadi sudah terbiasa bertemu dan berada di antara masyarakat yang ada di Indonesia.

"Di sini orangnya ramah, budayanya banyak. Sedangkan di Perancis budayanya hanya satu," ujar Clem.

Clem melihat Indonesia ini penuh keberagaman.

Dalam satu kota ia dapat melihat satu budaya, satu bahasa daerah, dan satu adat.

Danil dan Clem kini sedang berbahagia. (*)

Pastikan Pelayanan Masyarakat, AP I Bandara Samrat Gelar Swab Test bagi Karyawan Operasional

Pengurus Panti-panti Doakan DDS Community Setiap Kunjungan Parade Amal

 

Artikel Ini Sudah Tayang di Tribun Style dengan Judul Nelayan Minang Dapat Istri Bule Perancis, Kini Hidupnya Berubah, Tinggal di Perancis dan Jadi Chef

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved