Fadli Zon Diprediksi Bertahan di Kepengurusan Gerindra, Pengamat: Fungsinya Menyerang Lawan
Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra terpilih periode 2020-2025, Prabowo Subianto pun akan menyusun kepengurusan baru organisasi partai.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Beberapa waktu lalu, Partai Gerindra melakukan Kongres Luar Biasa (KLB).
Dalam forum kongres tersebut, Prabowo Subianto kembali ditetapkan sebagai ketua umum.
Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra terpilih periode 2020-2025, Prabowo Subianto pun akan menyusun kepengurusan baru organisasi partai.
• BACA: Prabowo Subianto Belum Pasti Maju di Pilpres 2024, Ahmad Muzani Ungkap Alasannya
• BACA: Info Lowongan Kerja untuk Tamatan SMA/SMK, dari PT Pelindo III hingga PT Yamaha Motor
Menanggapi hal tersebut, Direktur eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai ada nama-nama yang tetap menjalankan peran yang selama ini telah dijalankan pengurus Gerinda.
Adi menyebut nama Fadli Zon akan tetap menjalankan peran sebagai 'striker' lantaran pernyataannya kerap kali menyerang pihak lawan terutama yang terjadi di periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Di partai itu pasti ada pengurus yang posisinya sebagai striker, fungsinya menyerang lawan. Fadli Zon masuk di posisi ini," kata Adi saat dihubungi Tribunnews.com, Minggu (9/8/2020).

Sementara itu, lanjut Adi, nama-nama seperti Sufmi Dasco Ahmad dan Edhy Prabowo akan berperan sebagai defender.
"Posisi defend dan main soft sepertinya akan dimainkan Sufmi Dasco, Edhy Prabowo," kata pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.
Kendati demikian, Adi Prayitno menilai Fadli Zon akan tergeser dari jabatan sebelumnya yakni Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.
Bersama Fadli, Adi menduga Arief Poyuono juga akan tergeser dari posisi Wakil Ketua Umum Gerindra.
Hal itu menguatkan sinyal anak-anak muda akan mendominasi kepengurusan struktur Gerindra.
"Penyegaran pengurus Gerindra pasti terjadi. Akan banyak wajah-wajah baru masuk nantinya. Cuma paling ada pergeseran posisi," ucapnya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan pengurus DPP Partai Gerindra akan diisi oleh anak-anak muda di bawah usia 50 tahun.
Menurut Muzani hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang baru saja terpilih kembali dalam Kongres Luar Biasa (KLB) saat penutupan acara tersebut.

"Pak Prabowo dalam pidato penutupannya mengatakan bahwa nanti pengurus DPP Partai Gerindra yang baru akan didominasi anak-anak muda di bawah 50 tahun," ujar Muzani, setelah KLB Partai Gerindra, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2020).