Hasil Studi
HASIL STUDI, Kotoran Burung Laut Ternyata Bernilai Jutaan Dollar, Ini Penjelasan Ilmuwan
Nilainya diperkirakan lebih dari 473 juta dollar setiap tahun dan mungkin bisa jauh lebih banyak.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Hasil studi menyebutkan kotoran burung laut ternyata bernilai jutaan dollar.
Ilmuwan bahkan menyebut kotoran burung laut sama berharganya dengan emas, minyak, ataupun komoditas lainnya.
Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa limbah yang dihasilkan burung laut, seperti burung camar, pelikan, dan penguin, dapat bernilai hampir setengah miliar dollar setiap tahun.
Demikian dilansir seperti dikutipCNN, Jumat (7/8/2020),
Hal itu disebabkan karena kotoran burung laut, yang juga dikenal sebagai guano, dapat digunakan sebagai pupuk komersial dan sangat penting untuk menyumbang nutrisi bagi ekosistem laut.
• Pelabrakan Pelakor Sesuai SOP Viral, Berkoordinasi dengan Polisi & Ketua RT, Ada Dukungan Warganet
• Natasha Wilona Bantah Pernah Cinlok dengan Stefan William & Verrell Bramasta: Selalu Butuh Proses

Dalam upaya meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya peran burung laut dan melestarikan habitat mereka, para ilmuwan berupaya menghitung kontribusi burung laut.
Mereka juga menggambarkan biaya aktual dari penurunan populasi burung laut dengan menilai limbah yang dihasilkan hewan-hewan ini.
Tak hanya bernilai komersial
Berdasarkan hasil perhitungan ilmuwan, nilai kontribusi limbah burung laut ini bukan uang yang kecil.
Nilainya diperkirakan lebih dari 473 juta dollar setiap tahun dan mungkin bisa jauh lebih banyak.
Studi itu ditulis dalam makalah yang diterbitkan pada Kamis (6/8/2020) di jurnal Trends in Ecology and Evolution.
"Produksi guano adalah layanan ekosistem yang dihasilkan oleh burung laut tanpa biaya bagi kita.
Saya dapat pergi ke sebuah pulau, mengumpulkan guano, dan menjualnya dengan harga pasar sebagai pupuk," kata rekan penulis studi Marcus V Cianciaruso, seorang profesor ekologi di Universitas Federal Goiás, Brasil.
• Viral Seorang Wanita Tega Teriaki Ayahnya Sendiri Maling, Hampir Digebuki Warga, Netizen Geram
• Niat Sholat Jumat Arab, Latin dan Indonesia, Lengkap Tata Cara dan Keutamaannya

Sebab, lanjut Cianciaruso, ada kepentingan ilmiah dan biologis yang dimungkinkan untuk mengukur jasa ekosistem burung laut dalam bahasa yang lebih umum agar dapat dipahami masyarakat dan pembuat kebijakan.
Saat ini, kotoran burung laut atau guano tersebut telah dikomersialkan di beberapa negara, seperti Peru, Chile, dan begara lain.