Berita Bolmong
Berkurban di Masa Pandemi, Ini Kisahnya di Bolmong, Harga Sapi Naik Gila-gilaan
Di masa pandemi Covid ini, harga sapi per ekor melonjak, menjadi 20 hingga Rp 35 jutaan.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alexander Pattyranie
Kerjanya gesit dan rapi.
"Ini kewajiban ibadah, mau tak mau harus ada kurban kendati di masa sulit," kata dia.
Jelang hari H, beber dia, kerja tim jadi ringan.
Sejumlah donatur muncul.
Salah satunya Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow.
"Sapi sumbangan ibu Yasti datang, kami sangat bersyukur ibu bupati menyumbang kepada kami, ada
juga donatur lain," kata dia.
Total 7 ekor sapi dan 3 ekor kambing berhasil dikumpulkan.
Jumat pagi, usai salat idul adha, sapi disembelih ramai ramai.
"Kami bagikan kepada warga yang berhak, pada kaum dhuafa dan lainnya," katanya.
Beber dia, semangat untuk berbagi, berkorban dan menjalin tali silaturahmi membuat pihaknya tetap
bersemangat mengadakan kurban di masa sulit pandemi Covid 19.
(Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis)
BERITA TERPOPULER :
• Alur Tertangkapnya Buron Djoko Tjandra, Kecerdikan Tim Khusus, Mulusnya Strategi Kapolri Idham Azis
• Media Asing Sorot Kasus Djoko Tjandra, Juluki Joker Indonesia: Uang dan Kekuasaan Masih Memerintah
• Sandy Tumiwa Bebas, Menangis Terseduh & Minta Maaf ke Khalayak, Tessa Kaunang Berurusan dengan Hukum
TONTON JUGA :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/berkurban-di-masa-pandemi-ini-kisahnya-di-bolmong-harga-sapi-naik-gila-gilaan.jpg)