Berita Bolmong
Berkurban di Masa Pandemi, Ini Kisahnya di Bolmong, Harga Sapi Naik Gila-gilaan
Di masa pandemi Covid ini, harga sapi per ekor melonjak, menjadi 20 hingga Rp 35 jutaan.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Di zaman pandemi Covid-19.
Tak mudah membeli beras.
Apalagi sapi.
Yang seekornya seharga Rp 12 jutaan.
Itu di saat normal.
Di masa pandemi Covid ini, harga sapi per ekor melonjak, menjadi 20 hingga Rp 35 jutaan.
Ekonomi terpuruk.
Harga sapi naik gila - gilaan.
Merayakan Idul Adha di tengah pandemi Covid 19 benar benar sulit.
Namun umat Muslim di Bolmong pantang mundur.
Demi ibadah pada Allah dan membantu sesama yang kekurangan, mereka mencari cara untuk membeli sapi.
Sangadi desa Mongkoinit Kecamatan Lolak, Herdianto Paputungan mengatakan, pihaknya jauh jauh
hari telah membentuk panitia kurban.
"Ada yang namanya kelompok tujuh, tugasnya untuk sediakan hewan kurban," kata dia.
Menurut dia, kelompok tersebut sudah berpengalaman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/berkurban-di-masa-pandemi-ini-kisahnya-di-bolmong-harga-sapi-naik-gila-gilaan.jpg)