Lifestyle
Ternyata Olah Daging Kurban Jadi Sate Tidak Disarankan, Ini Alasannya
Iduladha 2020 sebentar lagi akan tiba dan hari raya ini identik dengan berkurban.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Iduladha 2020 sebentar lagi akan tiba dan hari raya ini identik dengan berkurban.
Kemudian, setelah pemotongan hewan kurban maka pembagian daging hewan kurban kepada yang membutuhkan.
Mungkin Anda sudah merencanakan menu masakan tertentu untuk mengolah daging kambing atau sapi hasil kurban.
Dari tahun ke tahun, banyak orang memilih mengolah daging kurban menjadi menu sate.
Namun ternyata, hal itu tidak disarankan.
Apa sebabnya?
Executive Chef Aprez Catering by Amuz Group Chef Stefu Santoso menjelaskan,
daging kurban yang baru dipotong masih sangat segar sehingga tidak bisa langsung dikonsumsi karena teksturnya masih keras.
Diperlukan waktu untuk proses aging atau pelayuan sehingga tekstur daging menjadi lebih empuk.
"Untuk dijadikan sate saya tidak rekomen karena akan keras," kata Chef Stefu dalam sesi kulwap media, beberapa waktu lalu.
Agar tidak terlalu keras, daging bisa dibungkus terlebih dahulu dengan daun pepaya.
Namun, tidak dianjurkan dilakukan terlalu lama karena bisa memunculkan rasa pahit.
Pengolahan selain sate
Chef Stefu menyarankan agar daging kurban diolah dengan metode wet cooking
atau metode makanan dimasak dengan menempatkannya pada air panas atau terekspos uap panas.