Berita Internasional
Langkah Sepihak Ethiopia di Sungai Nil Biru Membuat Mesir dan Sudan Khawatir
Nil Biru adalah anak sungai Nil, yang mana 100 juta orang Mesir mendapatkan 90 persen pasokan air bersih dari sana.
Bendungan GERD sudah dibangun sejak 2011, dan Duta Besa Ethiopia untuk Indonesia Admasu Tsegaye Agidew mengklaim bangunan pengendali air ini aman digunakan.
Dubes Admasu menerangkan, Bendungan GERD dapat menghasilkan 6.450 megawatt dan menampung 74 juta cm kubik air.
Nantinya, Bendungan GERD akan menjadi PLTA terbesar di Afrika dan salah satu yang terbesar di dunia.
"GERD tidak mengonsumsi banyak air, (sehingga) tidak membahayakan negara-negara hilir, tidak ada deforestasi," terang Dubes Admasu saat dihubungi Kompas.com via konferensi video pada Jumat (3/7/2020).
• 24 Oktober 2020, Baku Hantam antara Khabib Nurmagomedov Vs Justin Gaethje
• Nekat ke Bar saat Karantina Mandiri, Dua Pekerja Ini Didenda Rp 169 Juta
• Sosok Wanita Tercantik Asia Dilraba Dilmurat, Artis China Uighur, Disebut Punya Pinggang Sempurna
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mesir dan Sudan Khawatirkan Terjadi Kekurangan Air Akibat Pengisian Bendungan GERD".