Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Internasional

Langkah Sepihak Ethiopia di Sungai Nil Biru Membuat Mesir dan Sudan Khawatir

Nil Biru adalah anak sungai Nil, yang mana 100 juta orang Mesir mendapatkan 90 persen pasokan air bersih dari sana.

Editor: Rizali Posumah
AFP/EDUARDO SOTERAS
Foto tertanggal 26 Desember 2019 menunjukkan progres pembangunan Waduk Grand Ethiopian Renaissance Dam (GERD). Waduk ini membendung aliran Sungai Nil dan disengketakan oleh Ethiopia, Mesir, dan Sudan. 

Bendungan GERD sudah dibangun sejak 2011, dan Duta Besa Ethiopia untuk Indonesia Admasu Tsegaye Agidew mengklaim bangunan pengendali air ini aman digunakan.

Dubes Admasu menerangkan, Bendungan GERD dapat menghasilkan 6.450 megawatt dan menampung 74 juta cm kubik air.

Nantinya, Bendungan GERD akan menjadi PLTA terbesar di Afrika dan salah satu yang terbesar di dunia.

"GERD tidak mengonsumsi banyak air, (sehingga) tidak membahayakan negara-negara hilir, tidak ada deforestasi," terang Dubes Admasu saat dihubungi Kompas.com via konferensi video pada Jumat (3/7/2020).

24 Oktober 2020, Baku Hantam antara Khabib Nurmagomedov Vs Justin Gaethje

Nekat ke Bar saat Karantina Mandiri, Dua Pekerja Ini Didenda Rp 169 Juta

Sosok Wanita Tercantik Asia Dilraba Dilmurat, Artis China Uighur, Disebut Punya Pinggang Sempurna

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mesir dan Sudan Khawatirkan Terjadi Kekurangan Air Akibat Pengisian Bendungan GERD".

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved