Update Virus Corona Bitung
Warga Minta Pos Pemeriksaan Covid-19 di KEK Tutup, Pemerintah Bakal Tarik Personel
Keberadaan check point pemeriksaan orang yang masuk ke Bitung di gerbang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, terus mendapat kritik
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Keberadaan check point pemeriksaan orang yang masuk ke Bitung di gerbang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, terus mendapat kritik pedas dari berbagai pihak.
Sebelumnya, lokasi yang kerap melakukan pemeriksaan surat sehat, surat jalan, suhu tubuh, cuci tangan pakai sabun di air mengalir dan bilik sterilisasi kepada setiap orang yang hendak masuk ke Bitung.
Diterpa berbagai masalah. Mulai dari pilih-pilih dalam melakukan pemeriksaan hingga diterpa dugaan pungutan liar (pungli) kepada warga luar Bitung yang tidak membawa surat tugas atau surat keterangan sehat.
Nah, kali ini kritis pedas datang dari dokter (dr) Sunny Rumawung pemerhati kesehatan Kota Bitung. Dia bilang meski saat ini status Kota Bitung yang sempat berada pada zona Merah dan saat ini sudah masuk zona orange.
• Dari 187 Kasus Covid-19 Sudah 112 Warga Tomohon yang Sembuh
Akan tetapi pertambahan kasus positif masih terus terjadi.
"Ini mengindikasikan penularan virus corona atau covid 19 sudah terjadi di dalam kota Bitung. Dengan keadaan ini maka menurut hemat kami pos Pemeriksaan di KEK sebaiknya ditutup saja," tegas Dokter Sun sapaannya kepada Tribunmanado.co,id, Jumat (24/7/2020).
Sosok yang di era tahun 2000-an dikenal getol dan garang terhadap masalah tindak pidana Korupsi, mengusulkan untuk puluhan hingga ratusan personel satuan tuga (Satgas) Gugus Tugas percepatan penanggulangan Covid-19 di Bitung.
Bisa ditempatkan di pasar-pasar tradisional, pusat-pusat keramaian ataupun lakukan patroli rutin untuk penegakkan disiplin protokol kesehatan.
• Begini Proses Pembuatan Kacang Kawangkoan, Pasir Menjadi Bahan Penting Dalam Pengolahan
Begitu juga dengan biaya operasioanal pos dan kepada para personel yang nominalnya tidak sedikit sedikit , sebaiknya diperuntukkan untuk penyaluran bansos (bantuan sosial) ataupun membiayai operasional personel yang nantinya bertugas di fasilitas umum.
"Banyak juga masyarakat yang dari luar daerah yang menggunakan jalan-jalan 'tikus' untuk masuk ke Bitung tanpa harus melalui pemeriksaan. Karena merasa keberatan ataupun repot jika harus mengurus surat keterangan sehat," kata dia.
Sehingga dengan masukan dan pertimbangan di atas maka sudah selayaknya pos Pemeriksaan di KEK ditutup. Karena di seluruh kabupaten kota se-Sulut, hanya Bitung saja yang sampai melakukan pengetatan orang masuk, padahal kasus di dalam kota sendiri sudah meningkat secara cepat.
• Melalui Istri, Maurits dan Hengky Berbagi Kasih ke Pegawai dan Kostor Gereja
Saat jumlah terkonfirmasi positif Covid 19 di Kota Bitung hampir menyentuh angkat 150 kasus, untuk update hari ini Jumat (24/7/2020) menurut Albert Sarese juru bicara gugus tugas percepatan penanggulangan covid-19 Kota Bitung masih menunggu dari gugus tugas provinsi. "Biasanya update jam 8 malam keatas," kata Abe sapaannya.
Lokasi pemeriksaan orang yang masuk Bitung, resmi beroperasi sejak bulan Maret 2020. Dan oleh pemerintah Kota Bitung sepertinya bakal menutup dan menarik personelnya dari lokasi itu alias bakal ditutup.
Menurut Albert Sarese, satu di antara juru bicara Satgas Covid 19 Bitung, draf terkait penutupan lokasi itu sudah ditanda tangani Wali Kota Bitung Max J Lomban tinggal proses cap dan lainnya.
"Rencanannya pemeriksaan di KEK akan dihentikan mulai hari Senin (27/7/2020)," tandasnya.
• Muliadi Jadi Ketua Kadin Kotamobagu, Diharap Mampu Tingkatkan Ekonomi