Update Virus Corona Bolsel
Meski Bertambah 1 Pasien, Sadly Pastikan Bolsel Masih Zona Hijau
"Bolsel sampai sekarang masih berstatus zona hijau, karena pasien tersebut tidak berada di Bolsel," tegasnya.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Meski baru bertambah 1 pasien positif Virus Corona.
Namun Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolsel, Sadly Mokodongan memastikan jika sampai hari ini Kabupaten Bolsel masih berstatus zona hijau.
Hal tersebut dikatakan Sadly ketika ditemui awak media, Selasa (21/7/2020) di kantornya.
"Bolsel sampai sekarang masih berstatus zona hijau, karena pasien tersebut tidak berada di Bolsel," tegasnya.
Ia pun menghimbau agar warga tak perlu panik akan hal ini.
"Jangan panik, tetap jaga kesehatan dan terapkan pola hidup sehat dengan rajin berolahraga," tegasnya.
Sebelumnya diketahui, Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) kembali ketambahan 1 pasien positif Virus Corona.
Dari informasi yang diperoleh Tribun Manado, terkonfirmasi satu warga Kecamatan Pinolosian Tengah (Pinteng), berusia 26 tahun terpapar virus Covid-19 di Kota Manado.
Hal ini, diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr Sadly Mokodongan.
Menurut, Sadly dari informasi yang didapatkan jika warga tersebut sudah lama tinggal di Manado dan tidak berada di Bolsel, serta yang bersangkutan merupakan pekerja di RS Siloam Manado.
"Kalau untuk pekerjaan dari yang bersangkutan kita belum tau pasti, apakah dia tenaga medis atau Cleaning Service. Kita belum tau," ucap Sadly.
Dikatakannya lagi, jika kasus dari pasien tersebut di Manado bukan di Bolsel.
Ada kemungkinan RS Siloam melakukan rapid, ke seluruh pagawai di tempat tersebut dan dari hasil pemeriksaan itu, pasien dinayatakan reaktif covid-19.
"Setelah dilakukan pemeriksaan Swab tes, yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19," jelasnya.
Disisi lain, ia menuturkan jika yang bersangkutan di screaning di Manado maka pasien tersebut harusnya masuk ke data Manado bukan di Bolsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-dinkes-bolsel-sadly-mokodongan-454.jpg)