Berita Boltim

Pengelolaan Pasar Kotabunan Selatan Perlu Pembenahan, DisperindagKop: Pasar Bukan Milik Pribadi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus membenahi sarana dan prasaran publik termasuk pasar tradisional

Tribun manado / Siti Nurjanah
Kepala Dinas PerindagKop UKM Norma Linggama 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus membenahi sarana dan prasaran publik termasuk pasar tradisional.

Pemkab Boltim melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi (DisperindagKop) UKM terus berupaya membenahi sarana dan prasarana hingga pengelolaan pasar yang ada di Desa Kotabunan Selatan, Kecamatan Kotabunan.

Kepala Dinas PerindagKop UKM Norma Linggama mengingatkan, kalau masih banyak yang akan dibenahi di dalam pengelolaan pasar yang ada di Desa Kotabunan Selatan.

Harga Elpiji 3 Kg di Bolmong Mencekik Leher, Ini Penyebabnya

Menurutnya, pasar tersebut disediakan oleh pemerintah untuk membantu atau memberikan fasilitas sarana maupun prasarana kepada masyarakat lebih khususnya kepada masyarakat pedagang.

"Tetapi di pasar itu punya aturan. Pasar adalah milik pemerintah bukanya miliknya secara peribadi oleh masyarakat itu sendiri atau masyarakat pedagang," ucapnya.

Ia menambahkan, pasar disediakan kepada masyarakat untuk berdagang dengan aturan tidak diperbolehkan menjadi hak milik pribadi.

"Karena pada kenyataan ada beberapa kios yang tersedia disitu sudah tidak dibuka lagi. Serta ditanya ada yang mengatakan kalau kios itu sudah lama tidak dibuka, dan mereka tidak pernah melapor kepada dinas kalau sudah tidak berdagang. Maka jika kios sudah tidak dipakai lagi, maka segera melapor kepada dinas dan diserahkan ke dinas. Karena masih banyak pedagang lain yang membutuhkan kios atau lapak yang tersedia di pasar,” jelas Linggama.

Norma juga mengatakan, kalau pasar itu adalah fasilitaspPemerintah atau milik Pemerintah, dan diberikan kepada masyarakat untuk berdagang, dan bukan untuk menjadi hak milik sendiri.

KPU Sulut Sebut Tahapan Lancar, Dana Pilkada Cair Rp 94 Miliar

“Kami dari dinas meminta kepada Sangadi (kepala desa) supaya memberikan informasi kepada pedagang dan memberikan pemahaman terutama pedagang yang menggunakan fasilitas yang ada di pasar, dan jangan berfikir kalau siapa yang duluan menempati pasar dan ketika itu menjadi ranah hukum maka tidak ada yang bisa mempertahankan, karena itu adalah milik pemerintah daerah. Jadi silakan manfaatkan sebagai mana mestinya sesuai dengan aturan,” tutur Linggama.

Ia menegaskan, pihaknya juga tidak melarang bagi siapa yang mau membangun bangunan di lahan yang masih kosong yang ada di pasar.

"Tetapi dengan catatan membuat satu pernyataan kalau sewaktu-waktu itu digunakan untuk pengembangan pasar dari pemerintah, mau atau tidak mau, harus dikosongkan dan tidak ada ganti rugi,” tegas Norma Linggama. (ana)

Tercatat Sudah 1.089 Kasus Covid-19 di Manado, 841 di Antaranya Kasus Aktif

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved