Berita Bolsel
Begini Risiko Hamil di Bawah Umur Menurut DPPKBP3A Bolsel
Kepala Dinas DPPKBP3A Bolsel Suhartini Damo, mengatakan jika anak di bawah umur yang hamil mempunyai banyak risiko
Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terus mensosialisasikan tentang bahaya hamil di bawah umur kepada masyarakat.
Kepada Tribun Manado, Kepala Dinas DPPKBP3A Bolsel Suhartini Damo, mengatakan jika anak di bawah umur yang hamil mempunyai banyak risiko.
Namun dari semua resiko, yang paling berbahaya adalah risiko kehilangan anak.
"Karena kalau hamil dibawah umur, organ tubuhnya belum siap dan bisa mengakibatkan kematian pada bayi," ujarnya ketika ditemui Tribun Manado, Rabu (15/7/2020).
• Dijadikan Rumah Singgah Perwira TNI, Oma Hesje Pai: Kami Merasa Bangga
Selain itu, Kondisi sel telur pada gadis dibawah umur, belum begitu sempurna, sehingga dikhawatirkan bayi yang dilahirkan mengalami cacat fisik.
Bahkan wanita yang hamil muda berisiko mengalami kanker serviks (kanker leher rahim).
"Karena semakin muda usia pertama kali seseorang berhubungan seks, maka semakin besar risiko daerah reproduksi terkontaminasi virus," aku dirinya.
Damo membeberkan jika usia bagi wanita hamil minimal diatas 20 tahun ke atas.
"Kalau sudah 20 tahun ke atas maka organ tubuhnya sudah siap, dan risikonya pun sangat kecil," aku dirinya.
• Reses Medy Lensun Banjir Aspirasi Masyarakat Modayag, dari Peningkatan Jalan hingga Air Bersih
Untuk mencegah kehamilan diusia dini, Suhartini juga meminta peran orang tua.
"Orang tua harus mengawasi tumbuh kembang anak, karena keluarga mempunyai peran penting dalam pertumbuhan seorang anak," tegasnya.
Sebelumnya, Bupati Bolsel Haji Iskandar Kamaru meminta agar generasi muda di Bolsel harus fokus mengejar mimpinya.
• Reses Medy Lensun Banjir Aspirasi Masyarakat Modayag, dari Peningkatan Jalan hingga Air Bersih
"Jangan dulu pacaran atau nikah muda, dunia ini luas. Kalau masih ada waktu sekolah dan cari pekerjaan," tegasnya.
Ia juga meminta agar DPPKBP3A Bolsel tak lelah melakukan sosialisasi untuk membuka mata anak-anak di Bolsel.
"Karena kemajuan Bolsel ada ditangan mereka," tegasnya. (Nie)
• Bupati Imbau Para Guru Awasi Kegiatan Belajar Siswa Dari Rumah