Wapres Ma’ruf Amin: Presiden Tegur Menteri Namun Belum Ada Reshuffle
Pandemi Covid-19 telah mengubah secara drastis ritme kerja dan kegiatan Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Dalam rapat kabinet di Istana Jakarta pada 18 Juni 2020 lalu Presiden Joko Widodo memberi teguran kepada para menteri sehingga memicu spekulasi ada reshuffle kabinet. Bagaimana yang Anda ketahui?
Saya melihatnya, itu adalah teguran kepada para menteri. Saya belum melihat adanya rencana reshuffle, belum muncul rencana itu. Sekali lagi itu teguran kepada menteri yang lambat.
Presiden minta kementerian yang anggarannya besar untuk segera membelanjakan anggarannya sehingga ekonomi bisa berputar. Untuk menyerap anggaran itu harus ada kreativitas. Harus ada keberanian, harus ada inovasi.
Meski anggaran harus cepat terserap, tetap harus akuntabel. Supaya jangan jadi masalah di kemudian hari.
Selama empat bulan tidak beraktivitas ke luar untuk menjaga kebugaran tubuh apa yang dilakukan?
Berolahraga sesuai yang bisa dilakukan dalam situasi ini. Ya kalau biasa jalan ke mana-mana, ke Ancol, ke GBK (Gelora Bung Karno) dalam situasi pandemi pagi-pagi itu saya sepeda statis setengah jam.
Selain itu jalan kaki di sekitar komplek ini (rumah dinas di kawasan Menteng, Jakarta). Kalau tidak jalan, saya melakukan olahrag air di kolam renang.
Pengetesan Covid-19 dilakukan secara berkala?
Kadang seminggu sekali, sebulan sekali. Pada awak pandemi saya menjalani tes swab, namun belakangan rapid test. (dennis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/wapres-maruf-amin-w4734.jpg)